Donald Trump Dalam Bingkai The Simpson

0

Sudah tidak asing lagi jika kita mendengar berita hari ini mengenai ajang bergengsi di Negeri Paman Sam. Bukan sekedar ajang bergengsi biasa yang isinya hanya pencarian jodoh atau idol berbakat. Namun, ajang ini merupakan ajang pencarian nahkoda baru bagi kapal tua yang semakin usang mengarungi buasnya samudra. Nahkoda bagi negara terkaya di dunia yang kini tampak makin muram durjana.

Ajang ini akhirnya menghasilkan suatu hasil yang sedikit mencengangkan, Donald Trump terpilih menjadi nahkoda dari generasi konservatif. Dia berhasil mengalahkan Hillary Clinton yang generasi milenia itu. Bagaimana tidak, perolehan suara awak kabin yang mendukung Trump lebih banyak ketimbang Hillary dengan selisih yang cukup tipis.

Pemberitaan sedang gencar-gencarnya memberitakan terpilihnya Trump ini. Hingga banyak spekulasi-spekulasi negatif bermunculan. Mulai dari turunnya nilai Dollar AS hingga ketakutan akan terealisasinya kebijakan Trump yang tidak memperbolehkan warga muslim untuk masuk ke AS, apalagi untuk tinggal.

Keresahan ini juga dirasakan Indonesia, negara yang notabene masyarakatnya mayoritas muslim, dan negara-negara muslim lainnya. Sudah menjadi rahasia umum jika Presiden Amerika berarti juga Presiden Dunia. Amerika sebagai negara adidaya memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap negara-negara di seluruh dunia. Kebijakan Amerika dengan nahkoda barunya dapat memberikan dampak langsung dan tidak langsung terhadap perekonomian negara-negara berkembang.

Mereka yang kini resah dengan potensi ancaman yang bisa setiap saat muncul dari Trump tampaknya mengingat betul wejangan Homer Simpson. Karena nyatanya, tokoh kartun konyol ini sudah sejak jauh hari  membahas  tentang Trum dalam salah satu episodenya. Bukan kebetulan jika pada tahun 2000 lalu, The Simpson menayangkan episode yang sangat fenomenal jika dihubungkan dengan pemilihan presiden kali ini.

Episode itu menceritakan bahwa akan ada pemilihan presiden dan tentu saja Trump yang disorot. Arnold yang digambarkan menjadi presiden saat itu mulai khawatir jika Trump yang terpilih. Akhirnya Homer, tokoh utama dalam The Simpson melakukan investigasi yang membuahkan hasil mengejutkan. Ternyata Trump adalah alien yang akan menghancurkan bumi. Dan singkat cerita, gagal-lah upaya Trump untuk menguasai Amerika dan Bumi.

Dan kini, pasca kemenangan Donald Trump, kegelisahan Homer Simpson juga turut dirasakan masyarakat dunia. Kasak-kusuk tak bisa terhindarkan. Bahkan salah satu Wakil Ketua DPR RI menyarankan pada Presiden untuk mulai memperkuat pertahanan negara. Mungkin Trump bukan Alien seperti yang digambarkan The Simpson, tapi setidaknya ada yang berbeda dari orang yang satu ini. Apa bedanya? Entahlah, kita saksikan saja nanti sepak terjangnya.

Tapi The Simpson jelas punya sisi prediksinya sendiri dibalik segala komedi-komedi di setiap episodenya. Trump merupakan salah satu prediksi yang cukup akurat dari kartun serial ini. Bentuk komedi dipilih untuk menyamarkan pesan-pesan tersebut. Membalutnya dengan gelak tawa. Mungkin juga supaya masyarakat tidak  keburu panik dan menganggapnya sebagai lelucon saja.

Seperti layaknya kartun-kartun Amerika yang lain, di dalam The Simpson terkandung simbol-simbol dan intrik-intrik tertentu. Oleh karena itu lah The Simpson sebagai salah satu kartun dewasa selalu membuat kepala saya pusing mencari tahu maksud-maksud dibalik episodenya. Mungkin seperti yang disampaikan oleh salah satu video tentang Elit Global dan People Power bahwa, “mereka melakukan ini agar masyarakat luas mengalami disinformasi atau mengalami kesalahan persepsi informasi sehingga otak menganggap hal yang benar tersebut merupakan suatu informasi yang salah”.

Pusing? Ya saya juga pusing menulis ini, padahal kartun-kartun yang dibuat haruslah menghibur. Kartun sudah berubah jaman dari yang orang tua dahulu selalu berkata, “Le, ngapain nonton kartun terus sana bantu bapak, kayak anak kecil aja kamu”. Pleasemindset kayak gitu juga kudu dirubah, namanya juga udah jamannya Flaterisasi (korban cuci otaknya Flatearth).

The Simpson merupakan salah satunya, bagaimana dengan kartun lainnya? Semoga saja prediksi-prediksi tersebut tidak akan terwujud. Kecuali jika berkaitan dengan soal yang akan keluar pada UAS nanti.