Puisi-Puisi B.E. Raynangge

0

Dalam Temaram

sambutlah rayuan itu sayangku

untuk bertemaram dalam khayal mereka

yang membuhulkan keinginan,

diantara bayang laut dan bulan

 

sementara nelayan tua yang kembali dari barat

menambatkan sampannya

sambil sesekali bercerita

tentang pergantian musim,

belantik di utara,

dan pertarungan dewa-dewa di tengah samudra

 

dan sambutlah rayuan bertemaram itu sayangku

sejenak rasakan keabadian memudar semu di kejauhan,

yang tertelan pekat ajak rembulan

/2016

Barangkali anda juga suka