Puisi-Puisi Yoga Permana Wijaya

0

Gerimis Pagi Hari

 

aku menggambarmu

dari balik kaca jendela

yang mengembunkan gigil malam

 

di luar sana,

uap hujan membasahi alur-alur kamar

membuatku menghangat di dalamnya

dan dinginnya menjelma kesejukan

yang menelusup lewat celah hatiku

 

tak ada lagi kebisuan pada urat-urat kamar

karena engkau mengalir dengan riang

menggetarkan genting dengan tetesan hujan

yang berdenting menggigilkan rindu

berjatuhan,

jatuh

jatuh

sebagai harmoni

basuh laraku

 

Pangandaran, 2016

Barangkali anda juga suka