Puisi-Puisi Yoga Permana Wijaya

0

Aksara Keabadian

 

aku di sini hanya sekejap saja

dalam seonggok daging yang melapuk dimakan usia

dalam pecahan pembuluh yang dirobek ketiadaan

untuk menyisakan sekantung kenang yang tergenang lewat indera

 

tetapi aku punya cerita,

yang kususun dengan untai kata.

tuk menari, melawan derasnya arus waktu

yang senantiasa melaju.

lalu kulepas dia di sana, ditengah samudera tinta.

agar berpacu melukiskan jejak baru yang tercipta,

seiring nafas para pembaca,

selama mereka ada.

 

Bogor, 2016

Barangkali anda juga suka