Puisi-Puisi Novy Eko Permono

0

Duka Alam

: Kendeng

Ibu Bumi wes maringi

Ibu Bumi dilarani

Ibu Bumi seng ngadili

Pada jalan menuju desa dikelilingi kubangan-kubangan kerbau, kebun-kebun tebu dan senyummu yang lugu

Desa dengan sebaran pematang sawah

Burung-burung bercerecet di ranting pohon, rimbun angin yang semilir menggoyangkan dahan-dahan patah

Pandanglah udara terbuka, padanya terdapat cahaya kesegaran nyata.

Lihatlah pada langit basah itu pernah kau titipkan, gumpalan-gumpalan mega merah muda

Pada desa Watuputih, angin mengayun lirih

Melestaraikan alam hanyalah dalih

Pabrik-pabrik terbarukan dari rahim Sang Tiran

Gerimis air mata langit, datang duka tak berkesudahan

Alam tak dilestarikan

Alam menjadi liyan

Alam dukamu tak berkesudahan

12/12/2016

Barangkali anda juga suka