Puisi-Puisi Asrofi Al-Kindi

0

“Merdeka yang Hakiki”

Sudah berkali kita merdeka,

Dari sperma-ovum dan rahim ibu, kita merdeka tuk pertama kali.

Melewati masa anak, yang rentan akan bahaya, kita juga telah merdeka.

Namun saat kita mengenal dunia, takdir berkata beda.

Kita mengenal politik, cinta, ideologi serta agama.

Yang membuat kita berjarak dan lupa akan Kemerdekaan kita.

 

Waktu memintal nasib, serta menglaju deras, namun kita semakin hilang.

Dalam noktah-noktah kepalsuan yang tak terbaca oleh mata keadilan

Suara sunyi kan terus bertanya,
masihkah kita Merdeka?

Barangkali anda juga suka