Portal Opini Santai

Puisi-Puisi Asrofi Al-Kindi

Waktu memintal nasib, serta menglaju deras, namun kita semakin hilang. Dalam noktah-noktah kepalsuan yang tak terbaca oleh mata keadilan.

Puisi Asrofi Al-Kindi
0

“Penjamuan dan Penistaan”

Aku telah buta
Kukira terdampar di gurun

aku telah tuli
Kukira terasing di belantara rimba

Aku telah bisu
Kukira terbenam dalam rumah tuhan

Betapa bodohnya aku…..
Aku lupa membuka mata
Aku hanya minta dan minta

Tak kusadari aku disurga
Berselimut harmoni
Tapi kututup telinga

Tuhan….
Dengan apa aku tersadar?

Masihkah kau mengundangku…
Dalam penjamuan terakhirmu….

Malang.00.00.26.10.14

Barangkali anda juga suka