Portal Opini Santai

Puisi-Puisi Asrofi Al-Kindi

Waktu memintal nasib, serta menglaju deras, namun kita semakin hilang. Dalam noktah-noktah kepalsuan yang tak terbaca oleh mata keadilan.

Puisi Asrofi Al-Kindi
0

“Terbenam dan Tersingkir di Surga”

matahari sore membakar udara
mengepisodekan merpati putih
yang melihat dikejauhan
keberagaman, kedamaian, keindahan
yang terkoyak nafsu-nafsu manusia

mengilustrasikan buruh
menghalusinasikan penderitaan nelayan
mengencingi mimpi-mimpi petani
dan merobek-robek harapan minoritas

tuhan, mengapa kau pergi?
kembalilah!, kami merindukan mu
kami merindukan harmoni
yang kau nyanyikan
saat fajar mulai tenggelam

Barangkali anda juga suka