Jenis Sastra: Cerpen

Samudrasmara

Samudrasmara

Baru dua hari yang lalu. Orang orang sudah mencari, tetapi mayat Juna belum juga ditemukan. Hanya perahu karamnya saja yang ditemukan.

Read More »
Upaya Membunuh Waktu

Upaya Membunuh Waktu

“Maafkan anakmu ini, Pak. Sumi belum berhasil membunuh waktu.” “Siapa yang mengajarkanmu bercita-cita membunuh waktu, nduk? Pertanyaan ini tak pernah kaujawab.”

Read More »
Panci Bolos Sekolah

Panci Bolos Sekolah

Bersamaan dengan habisnya embun pagi terakhir yang jatuh di ujung hidungnya, Panci berhasil mengumpulkan konsentrasi untuk masuk ke alam bawah sadarnya.

Read More »
Origami Buat Bapak

Origami Buat Bapak

Kata Ayi, kalau mau bisa, harus banyak belajar dan latihan. Aku mau pintar membuat pesawat kertas. Jadi aku harus banyak belajar dan latihan membuat pesawat kertas. Tapi aku tidak punya kertas bagus. Aku sudah coba cari di sampah-sampah, tapi semuanya sudah dilipat-lipat.

Read More »

Sambal Bawang

Malam itu Maya pergi ke dapur sendirian dan mendapati tidak ada bahan makanan apa pun untuk dimasak. Padahal ia sedang merasa sangat lapar. Sekonyong-konyong perutnya

Read More »
Episode Skripsi Abadi

Episode Skripsi Abadi

Kalau tidak salah saat ini dia menginjak semester sepuluh sekaligus semester terakhirnya di kampus ini. Pasti dia ke sini untuk membicarakan mengenai skripsinya yang tidak selesai-selesai.

Read More »

Der Wille Zur Macht

“Hal itu bermula dari kehendaknya untuk berkuasa.” Mendengar perkataan narasumber ini langsung mengingatkan saya pada Nietzsche. Pada sebuah karya tulisan besar dia yang bersari gagasan

Read More »

Di Tubuh Bindari

“Bindari, tadi sepupuku yang dari kota mampir ke rumah. Ia memberiku makanan ini. Sosis ikan. Enak sekali. Tapi kau tenang saja. Uceng, siongan, belut, dan mujair yang bermuara di perutmu ini jauh lebih enak daripada sosis ikan yang diberikan sepupuku ini.

Read More »