Muhamad Erza Wansyah

Muhamad Erza Wansyah

Belum selesai berobat jalan, tapi sudah terlanjur lulus dari jurusan psikologi di Universitas Brawijaya.

  • “Om Assange Kesini Dong, Pancasila Butuh Kamu Om”

    Refleksi Pancasila. Ketika di Amerika ideologi anarkisme sudah mulai merambah ke pergerakan digital, Pancasila masih tertinggal.

  • Berharap Ada Tanda “Rawan Begal” Pada Google Map: Sebuah Catatan Perjalanan (3)

    Jangan selalu percaya google map! Inilah bukti kalau google map tidak selalu membawa kita ke arah yang benar. Karena google map tidak sempurna.

  • Bram Stoker’s Dracula dan Setan-Setan Indonesia

    Bram Stoker’s Dracula menyisakan pesan kepada film horor Indonesia. Coppola sang sutradara menokohkan Dracula sebagai bangsawan. Sedangkan setan Indonesia?

  • Di Indonesia, Komunisme Tak Bisa ‘Menggoyang’ Syahrini

    Patutnya pemerintah, aparat dan warganet merapatkan barisan ke kubu Syahrini, demi menyelamatkan Indonesia dari komunisme!

  • Emak-Emak Naik Motor Tak Selalu Salah, Terkadang Mereka Filosofis

  • Go Jek feat Food Truck vs Ojek Rakyat feat PKL

    Gojek dan Food Truck selalu mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Kenapa PKL dan Ojek Rakyat tak pernah diperlakukan sepadan.

  • Selamat Tinggal September “Ceria”

    Sebab dibalik keceriaan seseorang yang dipamerkan, tersembunyi penderitaan mendalam dari seseorang lainnya. Terutama, bagi penganut ideologi Knowing Everything Particular Object.

  • Jalan Tikus dan Nasib Tambangan: Sebuah Catatan Perjalanan (1)

    Tambangan, sebuah jalan tikus di Nganjuk yang nasibnya makin tergerus akibat pembangunan jembatan yang menghubungkan sebuah sungai.

  • Jurus Anti-Mainstream Mengatasi Banjir di Kota Malang!

    Banjir di Kota Malang pun menyerang dan pemerintah, masyarakat dan seluruh isinya bertarung melawannya agar Kota Malang, tak menjadi seperti Jakarta.

  • Kaos Mark Zuckerberg di Mata Orang Desa

    Kaos Mark Zuckerberg saat menemui Jokowi menjadi perbincangan netizen. Padahal di mata orang desa, Mark hanyalah………………

  • Membayangkan Hidup di Kasembon Malang: Sebuah Catatan Perjalanan (2)

    Ketika seorang mahasiswa tingkat akhir di Malang berandai-andai hidup di Kasembon, kecamatan paling barat di Kabupaten Malang.

  • Mempelajari Strategi Clash Royale a la Soekarno dan Soeharto

  • Menciptakan Kemewahan Keripik Singkong di Kursi Bioskop

  • Mengasihani Orang Jakarta yang Tidak Bahagia

  • Para Calon Gubernur DKI, Contohlah Deadpool dan Tawan

    Semoga para gubernur DKI bisa meniru Deadpool dan Iron Man Indonesia “Tawan” yang masih bisa tersenyum meski dalam kesulitan.

  • Popularitas Pokemon Go dan Hal-Hal yang Tak Bisa Ku Mengerti

  • Tahun Keemasan bagi Sarjana Psikologi dan Pengusaha Cokelat

    Ketika 2016 menjadi tahun keemasan bagi seorang sarjana psikologi yang juga merangkap sebagai pengusaha cokelat. Hmmmm…

  • The Spirit of Marvel: Antara Dosen dan Pejuang Skripsi

    Sebab kisah heroik di cerita Marvel terinspirasi dari perjuangan mahasiswa tingkat akhir yang sedang berjuang mengerjakan skripsi

  • “Terima Kost LGBT”, Mungkinkah?

    Kost-kostan yang mulai rasis dan diskriminatif. memungkinkan adanya kost dengan mempertimbangkan orientasi gender, seperti kost lgbt.

  • Membaca Peluang Berdakwah di Whisper

    Suatu ketika saya ‘bermain peran’ sebagai pendakwah di Whisper. Namun, alih-alih punya basis jamaah, saya justru berkali-kali dicaci-maki.