Apa Itu Email Cadence? Orang Marketing Harus Tahu Ini

Apa Itu Email Cadence? Orang Marketing Harus Tahu Ini

Apa Itu Email Cadence

DAFTAR ISI

Sediksi.com – Apa itu email cadence? Singkatnya, yaitu proses menemukan frekuensi pengiriman email paling optimal untuk menjaga dan meningkatkan keterlibatan (engagement) pelanggan secara keseluruhan. 

Karena dengan menemukan atau menentukan frekuensi yang tepat akan membantu dalam mengurangi jumlah pengguna yang berhenti berlangganan.

Email cadence ini biasanya menjadi perhatian utama sekaligus tantangan bagi orang yang bekerja di bidang marketing. Untuk itu, simak artikel berikut ini untuk memahami semua hal yang perlu diketahui dari email cadence.

Apa itu email cadence?

Apa Itu Email Cadence? Orang Marketing Harus Tahu Ini - Email Clients Gear GettyImages 170469742
(fotografiabasica/getty images)

Email cadence adalah proses untuk menentukan dan menjalankan pola atau jadwal yang dalam mengirim email kepada pelanggan atau calon pelanggan agar mereka mau memperpanjang masa berlangganannya. 

Cadence” sendiri berarti “ritme” yang artinya marketing, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas tugas ini perlu menemukan ritme atau frekuensi yang tepat kapan email seharusnya dikirimkan kepada pelanggan.

Ketika sudah berurusan dengan pelanggan, email yang dikirim harus benar dan dengan frekuensi yang tepat. Jika cadence atau ritmenya dianggap terlalu mengganggu, menjengkelkan, atau tidak memiliki arah, perusahaan bisa kehilangan peluang untuk memandu calon pelanggan untuk menggunakan jasa atau membeli produk yang ditawarkan. 

Untuk memberlakukan ritme atau frekuensi yang tepat, email cadence juga menekankan pada pentingnya mengatur urutan email yang dikirim serta jam pengiriman. 

Bisa dibilang email perusahaan yang masuk karena kalian berlangganan sebagai pengguna tidak dilakukan secara asal-asalan. Ada tim marketing di belakangnya yang memikirkan strategi paling tepat demi menjaga jumlah pelanggan tetap bertahan dan bahkan naik. 

Frekuensi email yang disarankan

Survei HubSpot Blogs terhadap 300 orang marketing tahun 2021, sebanyak 95% melaporkan bahwa strategi pemasaran email mereka efektif dengan mengikuti tips-tips sebagai berikut.

  • Email sebaiknya dikirim pada hari Senin, Selasa, dan Rabu karena pada hari-hari tersebut terbukti berhasil mendapatkan engagement yang lebih besar
  • Email yang dikirim antara pukul 9 pagi dan 12 siang pada hari Selasa mendapat engagement paling besar. Di urutan kedua dan ketiga pada jam yang sama, ada Senin dan Rabu
  • Hari Jumat, Sabtu, dan Minggu diketahui cenderung tidak memberikan engagement yang signifikan. Sehingga sebaiknya tidak mengirim email di hari-hari tersebut

Tapi apa yang bisa dilakukan jika harus mengirim beberapa email dalam seminggu?

Saran yang telah disebutkan di atas sifatnya hanya rekomendasi karena didasarkan pada survei yang hasil temuannya valid. 

Sehingga apabila situasi bisnis dan audiens kalian dirasa berbeda dan tidak memungkinkan untuk menerapkan saran tersebut, sebagai tim marketing sangat bisa berinovasi untuk menemukan dan melaksanakan strategi email cadence yang dirasa sesuai untuk perusahaan. 

Tips terbaik dalam menerapkan email cadence

Jika masih tidak yakin dengan strategi apa yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan engagement melalui email cadence, berikut ini beberapa tips yang bisa membantu.

  • Identifikasi tujuan tim marketing dan cara berpikir pelanggan
  • Personalisasi email sesuai siapa audiens perusahaan
  • Lakukan uji coba untuk menemukan apa yang diinginkan oleh pelanggan
  • Terus mengasah strategi untuk menemukan frekuensi yang paling tepat
  • Beri kebebasan pada pelanggan
  • Buat survei pelanggan terkait email
  • Pantau hasilnya secara rutin untuk mengetahui apa yang bisa dilakukan selanjutnya untuk memperbaiki atau meningkatkan hasil

Pentingnya menyusun strategi email cadence yang tepat

Apa Itu Email Cadence? Orang Marketing Harus Tahu Ini - 8290545 1024x1024 jpg
(freepik)

Email cadence tidak bisa diabaikan oleh orang marketing. Oleh karenanya, berikut ini beberapa poin pentingnya menyusun strategi email cadence yang tepat.

  • Membangun dan menjaga engagement pelanggan

Dengan merencanakan pengiriman email secara teratur dan terkoordinasi, marketing bisa membangun dan mempertahankan engagement pelanggan. Pesan yang relevan dan dikirim pada waktu yang tepat bisa mendorong pelanggan untuk mau mempertahankan hubungan.

  • Menjaga pelanggan agar tidak berhenti berlangganan

Email cadence membantu dalam memelihara hubungan dengan pelanggan yang sudah ada. Dengan menyediakan konten yang berharga dan relevan secara teratur, orang marketing bisa memastikan bahwa pelanggan tetap mau dan lebih dari bersedia terhubung dengan apa yang ditawarkan perusahaan.

  • Meningkatkan brand awareness

Strategi email cadence bisa membantu meningkatkan kesadaran merek dengan memberikan informasi konsisten kepada pelanggan. Dengan mengirimkan pesan berkala, Anda dapat membangun dan memelihara citra merek di benak pelanggan.

  • Mengoptimalkan penjualan

Dengan merencanakan email cadence yang dirancang untuk memandu pelanggan melalui proses pembelian produk atau jasa yang ditawarkan, marketing bisa meningkatkan peluang untuk meningkatkan penjualan dan konversi. Pesan yang relevan dan penawaran khusus dapat memotivasi pelanggan untuk melakukan tindakan yang diinginkan.

  • Mempercepat proses segmentasi dan personalisasi secara efektif

Tugas marketing adalah menemukan siapa audiens mereka dan setelah ketemu, tugas mereka selanjutnya adalah mempertahankan pelanggan tersebut. Caranya adalah melalui strategi email cadence. Tim marketing bisa mengimplementasikan segmentasi audiens dan personalisasi pesan dengan lebih baik.

Baca Juga
Topik
notix-artikel-retargeting-pixel