Yang Sering Ditanyakan

Salam kenal, kami Sediksi, portal alternatif berbasis pemikiran serius tapi santai. Lahir dan berdomisili di Malang sejak 27 Desember 2015. Terdiri dari orang-orang yang tengah menyelam di manis-pahit kehidupan urban.

Sejauh ini, kami memiliki beberapa jenis konten: opini, artikel, komik, infografis, cerpen dan puisi. Masing-masing karya dibuat oleh kru dan/atau kontributor di Sediksi dengan tema seputar polemik kehidupan urban.

Kamu, kami dan juga orang-orang di rentang usia 18-35 tahun yang sekurang-kurangnya menyandang satu ‘gelar’: mahasiswa; perantau; sarjana muda; pencari kerja; perintis usaha; karyawan; pekerja serabutan; penjaja, penjajak dan penjajah cinta; atau gelar-gelar lain yang lekat dengan kehidupan di masa krisis seperempat abad (quarter life crisis).

Tentu, kami menerima karya dari siapapun. Sejauh ini, kami telah menerima karya berupa opini, cerpen dan puisi.

Kami menerima opini dengan tema apapun, selama tidak terindikasi plagiat. Kami juga tidak mengharuskan penulis untuk mengangkat tema-tema aktual dan sedang menjadi topik hangat. Kami lebih senang dengan tema-tema ringan yang mengandung gagasan unik, kritis, satir atau mampu menebar senyum terhadap sesama. Tapi, jika memang masih bingung dengan apa yang ingin dikirimkan ke Sediksi, kami telah membagi tulisan ke dalam enam kategori sebagai berikut:

  1. Urban: Kritik dan komentar atas polemik kehidupan masyarakat urban/perkotaan. Kategori urban, spesifik berbicara seputar tema-tema sosial-politik-pemerintahan, sejarah, hukum juga HAM, baik di dalam, maupun luar negeri.
  2. Lakon: Tulisan dengan tema keseharian. Kategori ini membahas hal-hal yang berkaitan dengan polemik kehidupan manusia secara universal, seperti kesehatan, persahabatan, percintaan, psikologi, maupun cerita-cerita kehidupan lainnya.
  3. Prakarsa: Prakarsa mengambil tema seputar tidak-tanduk masyarakat perkotaan dalam melakukan upaya pengembangan diri. Kategori ini berisi tulisan-tulisan yang menceritakan, membahas, menganalisis, atau memberikan gambaran jelas mengenai topik-topik dalam dunia bisnis, karir, dan/atau perkembangan teknologi.
  4. Hobi: Refleksi terhadap berbagai aktifitas rekreasi masyarakat dalam mengisi waktu luang. Kategori hobi membahas tema-tema seputar tempat wisata, gim, olahraga, kuliner, dan aktifitas lain yang dilakukan dalam rangka menghilangkan rasa jenuh.
  5. Karya: Kritik, komentar, refleksi, atau apresiasi terhadap buku, film, event, musik, karya seni, dan hal-hal lain yang merupakan kreasi masyarakat, baik individu, maupun kelompok.
  6. Kuliah: Ini adalah ruang khusus bagi pelaku utama di dunia perkuliahan. Kategori ini merupakan kategori yang berisi seputar kehidupan mahasiswa, dosen, kampus, atau hal-hal lain yang memiliki hubungan erat dengan segala tetek-bengek perguruan tinggi.

Tema utama untuk sastra di Sediksi adalah seputar ekonomi, sosial dan budaya. Naskah bertopik politik-pemerintahan tidak direkomendasikan, namun tetap dapat dipertimbangkan oleh pihak redaksi. Karya sastra dengan tema asmara/cinta diperbolehkan asal dileburkan dengan tema utama. Hal ini untuk menghindari kondisi Baper yang telah menjangkit pada tubuh generasi milenial sebagai segmen utama Sediksi. Secara umum kami akan sangat senang jika penulis berani bereksperiman dengan karyanya.

Kami membutuhkan waktu dua pekan untuk meloloskan naskah Anda. Bila lebih dari itu, kami akan menghubungi Anda sebagai bentuk konfirmasi. Naskah yang tidak lolos di meja redaksi kami dikarenakan beberapa hal, antara lain:

  1. Naskah pernah dipublikasikan media cetak, online, media sosial atau blog pribadi;
  2. Naskah hasil salin tempel/copy paste dari sumber lain
  3. Naskah tidak memenuhi tema mau pun syarat penulisan opini & sastra di Sediksi
  4. Naskah ditulis dengan bahasa yang terlampau kaku dan formal sehingga membuatnya terlalu serius.
  5. Naskah bermuatan kebencian membabi-buta dan mengandung SARA
  6. Naskah adalah teks dakwah atau pidato keagamaan
  7. Naskah adalah curhatan pribadi soal mantan, mertua, atau selingkuhan yang tidak ada sangkut-pautnya dengan kehidupan sosial.
  8. Ketidakbecusan redaksi sediksi dalam menyeleksi naskah.

Bila artikel Anda dimuat, kami akan segera memberi konfirmasi pada Anda sebagai penulis melalui email. Kami juga akan kirimkan link menuju tulisan anda.

Tulisan yang telah dimuat di Sediksi boleh dipublikasikan di media lain, satu pekan setelah tulisan diterbitkan di Sediksi. Syaratnya dengan memberikan keterangan bahwa tulisan yang bersangkutan pernah diterbitkan di Sediksi.

Hal ini semata sebagai upaya menghindari plagiasi dan bentuk usaha mengapresiasi karya Anda

Sementara ini Sediksi masih belum bisa memberikan honorarium berupa fresh money kepada para penulis kontributor. Akan tetapi, dengan segenap tenaga kami akan memperluas jangkauan pembaca dari setiap artikel yang dimuat. Selain itu, tulisan kontributor juga akan didukung dengan kekuatan visual berupa ilustrasi dari tim Sediksi. Dengan begitu, gagasan dari para kontributor dapat terpublikasi dengan baik dan apik. Lumayan untuk  portofolio penulis.

Ketentuan ini bisa dibaca di disclaimer. Anda diperbolehkan mengirim opini tandingan sebagai tanggapan atas ketidaksetujuan Anda. Kami berusaha mewadahi gagasan pro & kontra seluas-luasnya.