11 Pemain Termahal Saat Ini Bisa Dibeli dengan 1% Aset Pemilik Baru Newcastle United

11 Pemain Termahal Saat Ini Bisa Dibeli dengan 1% Aset Pemilik Baru Newcastle United

1% aset PIF sesungguhnya lebih dari cukup untuk membeli 11 pemain termahal berdasar nilai pasar di dunia sepak bola saat ini.
11 Pemain Termahal Saat Ini Bisa Dibeli dengan 1% Aset Pemilik Baru Newcastle United
Image from Pixabay

Alih kepemilikan Newcastle United, klub medioker di Liga Inggris, baru saja rampung. Bukan oleh Raffi Ahmad, tentu saja, tetapi oleh Konsorsium Public Invesment Fund (PIF), PCP Capital Partners dan RB Sports & Media. Apakah Newcastle United langsung jor-joran membeli pemain termahal seperti klub kaya baru lainnya?

Sejumlah klub kaya baru memang jor-joran di bursa transfer untuk membeli permain termahal sejak dibeli oleh para taipan. Kita bisa menunggu bagaimana uang akan mengubah Newcastle United dalam waktu dekat.

Konsorsium gabungan itu membeli Newcastle United dari Mike Ashley senilai 300 juta pounds atau kurang lebih 5,8 triliun rupiah. Pembelian ini memantik perbincangan warganet, sebab dianggap kontroversial. Publik menilai akuisisi Newcastle United menyimpan sejumlah persoalan.

PIF bagaimanapun dikuasai oleh Arab Saudi, mengingat firma itu merupakan pengelola dana investasi khusus milik Arab Saudi. Hal ini menimbulkan kecurigaan atas konsep kepemilikan Newcastle United. Klub sepak bola dibayangkan jauh dari kekuasaan negara, dan sekaligus kepentingan politik. Apalagi, Arab Saudi dinilai memiliki reputasi awut-awutan soal Hak Asasi Manusia.

Yasir Al Rumayyan, gubernur PIF sekaligus bakal Non-executive Chairman Newcastle United, mengatakan Arab Saudi tak akan ikut campur dalam pengelolaan klub. Apa yang diungkapkan Rumayyan senada dengan pernyataan resmi Premier League, kasta teratas Liga Inggris.

Seberapa banyak aset pemilik baru Newcastle United

Setelah dibeli konsorsium, Newcastle United layak dijuluki klub kaya baru. Pasalnya, PIF memiliki aset lebih dari 300 miliar poundsterling atau sekitar 6 kuadriliun rupiah! Nggak usah kaget, plis. Sulit bagi orang dengan latar belakang biasa-biasa saja punya duit sebanyak itu.

Kalau orang-orang macam kita punya duit sebanyak itu, barangkali kita akan berakhir senewen karena enggak ngerti mau dibuat apa. Bagi PIF tentu lain cerita. Mereka toh sudah terbiasa berinvestasi dengan nilai segede gaban. Cukup sudah kita membayangkan punya duit sebanyak itu. Mari kita beralih pada cara PIF menginvestasikan duitnya untuk mengelola klub sepak bola.

Menghitung uang sebanyak itu cuma bikin pusing belaka, terutama bagi kita-kita ‘kaoem terprentah’ ini. Baiklah, kita coba cara lain untuk mengukur seberapa besar sih aset PIF itu, misalnya untuk membeli para pemain termahal.

Jika kita ambil 1% saja dari aset PIF, maka kita akan memperoleh angka sekitar 3 miliar poundsterling atau lebih dari 58 triliun. Wow! Angka itu cuma bisa bikin ngiler doang.

Dibanding PSG dan Manchester City

Jumlah itu jelas lebih banyak dari aset yang dimiliki pemilik klub kaya baru lain di Liga Inggris, Manchester City. Pemilik Manchester City, Sheikh Mansour ‘hanya’ memiliki kekayaan sebesar 23 miliar poundsterling. Bahkan enggak mencapai 10 persen dari aset PIF.

Paris Saint Germain (PSG), klub kaya baru asal Prancis, juga enggak ada apa-apanya. Nasser Al-Khelaifi, pemilik PSG ‘cuma’ punya kekayaan sekitar 8 miliar poundsterling. Angka itu barangkali hanya sejentik doang bagi PIF.

Sebagai pemilik klub, PIF tentu punya prioritas. Lazimnya, pemilik baru sebuah klub langsung mengucurkan dana untuk memperkuat skuatnya. 1% aset PIF sesungguhnya lebih dari cukup untuk membeli 11 pemain termahal berdasar nilai pasar di dunia sepak bola saat ini. Kemudian, memikirkan strategi bisnis lain maupun pengembangan aset klub, seperti membangun akademi hingga stadion.

Hanya dengan mengucurkan 1% asetnya, PIF bisa membuat Newcastle United tiba-tiba bisa bersaing memperebutkan gelar Liga Champions Eropa, kompetisi antarklub paling prestisius tidak hanya di Eropa tapi juga di dunia. Pasalnya, 3 miliar poundsterling itu jauh lebih dari cukup untuk membeli 11 pemain sepak bola dengan nilai pasar terbesar di dunia saat ini. Tetapi sepak bola tidak bekerja dengan cara demikian.

Sebelum jalan ke bursa transfer, jika dikonversi, 3 miliar poundsterling kurang lebih nilainya setara dengan 3,5 miliar Euro. Dengan uang yang seolah enggak ada serinya itu, Newcastle United bisa foya-foya di bursa transfer untuk membeli para pemain termahal.

Newcastle United bisa membeli 11 pemain termahal berdasar nilai pasar saat ini:

  1. Kylian Mbappe, dengan nilai pasar 160 juta Euro
  2. Erling Haaland, dengan nilai pasar 150 juta Euro
  3. Harry Kane, senilai 120 juta Euro
  4. Jack Grealish, 100 juta Euro
  5. Mohamed Salah, 100 juta Euro
  6. Romelu Lukaku, 100 juta Euro
  7. Kevin De Bruyne, 100 juta Euro
  8. Neymar, 100 juta Euro
  9. Jadon Sancho, 90 juta Euro
  10.  Frenkie De Jong, 90 juta Euro
  11. Bruno Fernandes, 90 juta Euro

Newcastle United total hanya butuh 1,2 miliar Euro untuk membeli 11 pemain termahal dunia saat ini. Sisanya buat apa? Ya, mbuh.

Tentu itu cuma angan-angan. Nggak ada klub yang demikian bodoh membeli 11 pemain termahal demi gengsi belaka. Lagipula, dari 11 pemain sepak bola dengan nilai pasar paling besar itu kebanyakan berposisi sebagai penyerang maupun gelandang. Itu hanya bikin komposisi skuat awut-awutan.

Menarik untuk menanti siapa pemain termahal yang akan dibeli oleh Newcastle United si ‘sultan baru’ sepak bola di bursa transfer mendatang. Menarik pula melihat apa yang dilakukan konsorsium PIF saat mengelola Newcastle United.

Yang jelas, mari kita berhenti merisak ‘anak kolong’, sebab mereka bisa membalas dengan prestasi, tentu saja, yang dibeli dengan uang.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp