Profil Lola Amaria, Sutradara Film Eksil

Profil Lola Amaria, Sutradara Film Eksil

profil lola amaria

DAFTAR ISI

Sediksi.com – Dalam dunia hiburan Indonesia, nama Lola Amaria bukanlah hal yang asing. Wanita berbakat ini telah mengukir namanya dalam sejarah perfilman Tanah Air. Namun, seberapa banyak kita mengenal Lola Amaria di luar kehidupan layar?

Siapa sebenarnya Lola Amaria yang dikenal menyutradarai film Eksil? Simak lebih lanjut profil Lola Amaria berikut ini!

Profil Lola Amaria

Profil Lola Amaria, Sutradara Film Eksil - Snapinsta.app 412287401 18400524274059911 1180754801992495517 n 1080 912x1024 jpg
Instagram/ lola.amaria

Lahir pada 18 Februari 1978 di Jakarta, Lola Amaria tumbuh menjadi seorang perempuan yang memiliki minat besar dalam seni dan perfilman. Dengan latar belakang keluarga yang mencintai seni, Lola mulai mengejar impiannya sejak usia muda.

Lola Amaria tidak hanya dikenal sebagai aktris, tetapi juga sutradara, produser, dan penulis skenario. Keberagamannya dalam dunia perfilman menunjukkan bakatnya yang serbaguna. Keahliannya dalam berbagai bidang seni membuatnya menjadi salah satu sosok inspiratif di industri hiburan Indonesia.

Karier Lola Amaria

Profil Lola Amaria, Sutradara Film Eksil - Snapinsta.app 416953460 18403920433059911 5320179442738738274 n 1080 920x1024 jpg
Instagram/ lola.amaria

Karier Lola Amaria di dunia hiburan dimulai sebagai model sebelum ia melebarkan sayapnya ke dunia akting. Debut aktingnya terjadi pada tahun 1999 melalui film Banyu Biru. Dari sana, Lola terus melangkah maju dan meraih penghargaan sebagai Aktris Pendukung Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2003 untuk perannya dalam Brownies.

Keberhasilan Lola tidak hanya terbatas pada akting. Ia juga meraih prestasi sebagai sutradara melalui film Eiffel I’m in Love 2 pada tahun 2018. Kiprahnya di belakang layar semakin memperkaya kontribusinya terhadap perfilman Indonesia.

Setelah mengetahui profil Lola Amaria, berikut adalah deretan film yang diperankan dan dibuat olehnya!

Sebagai aktris

  • Beth (2000)
  • Merdeka 17805 (2001)
  • Cau bau kan (2001)
  • Novel Tanpa Huruf R (2003)
  • Minggu Pagi di Victoria Park (2010)
  • Kisah 3 Titik (2013)

Sebagai pembuat film:

  • Novel Tanpa Huruf R (2003)
  • Betina (2006)
  • Minggu Pagi di Victoria Park (2010)
  • Sanubari Jakarta (2012)
  • Kisah 3 Titik (2013)
  • Negeri Tanpa Telinga (2014)
  • Jingga (2016)
  • Labuah Hati (2017)
  • Lima (2018)
  • 6.9 Detik (2019)
  • Pesantren (2022)
  • Eksil (2022)

Penghargaan dan Nominasi

  • Festival Film Indonesia:

– Nominasi sutradara terbaik untuk film Minggu Pagi di Victoria Park (2011)

  • Festival Film Bandung:

– Nominasi pemeran utama wanita terpuji film bioskop untuk film Minggu Pagi di Victoria Park (2011)

– Sutradara terpuji film bioskop untuk film Jingga (2016)

  • Jogja – NETPAC Asian Film Festival

–  Pemenang JAFF Indonesian Screen Awards – Best Film Eksil (2022)

Cerita Lola Amaria Saat Membuat Film Eksil

Profil Lola Amaria, Sutradara Film Eksil - Snapinsta.app 426001031 18409112500059911 3566385456588118616 n 1080 823x1024 jpg
Instagram/ lola.amaria

Salah satu momen puncak dalam karier Lola Amaria adalah saat ia terlibat dalam pembuatan film Eksil. Film ini bukan hanya sebuah karya seni, tetapi juga sebuah perjalanan emosional yang mendalam bagi Lola.

Eksil mengisahkan perjalanan seorang perempuan yang hidup dalam pengasingan, baik secara fisik maupun emosional. Lola tidak hanya berperan sebagai sutradara, tetapi juga sebagai penulis skenario, membuatnya terlibat secara langsung dalam proses kreatif dan penceritaan film ini.

Dalam wawancara, Lola pernah berbagi tentang tantangan yang dihadapinya selama proses pembuatan “Eksil.” Ia harus memahami secara mendalam karakter utama, menyelami emosinya, dan mentransformasikan pengalaman hidup yang kompleks ke dalam narasi yang kuat. Hal ini menjadi suatu perjalanan pribadi baginya, di mana keterlibatan emosionalnya membantu menciptakan karya yang autentik dan memukau.

Selama pengambilan gambar “Eksil,” Lola juga berkolaborasi dengan tim kreatif yang berbakat. Sinematografi yang indah dan pilihan musik yang tepat memberikan dimensi baru pada cerita yang disajikan. Keseluruhan pengalaman membuat film ini tidak hanya menjadi sebuah proyek profesional, tetapi juga sebuah pencapaian artistik yang mendalam bagi Lola Amaria.

Dalam perjalanan panjangnya di dunia hiburan, Lola Amaria telah membuktikan bahwa ketekunannya, bakat serbaguna, dan keterlibatannya secara emosional dapat menghasilkan karya-karya luar biasa. Film “Eksil” bukan hanya mengukir namanya dalam sejarah perfilman Indonesia, tetapi juga menjadi bukti bahwa setiap karya seni memiliki cerita di balik layar yang patut dihargai.

Melalui perjalanan hidup dan kariernya, Lola Amaria menginspirasi banyak orang untuk mengejar passion mereka dengan penuh dedikasi. Ia adalah contoh nyata bahwa seorang perempuan dapat berhasil dan berkontribusi besar dalam dunia seni dan perfilman. Semoga kisah Lola Amaria terus menginspirasi generasi mendatang untuk terus bermimpi dan mewujudkannya dalam karya-karya yang tak terlupakan.

Itulah profil Lola Amaria, semoga dapat menginspirasi!

Baca Juga
Topik

Kuesioner Berhadiah!

Dapatkan Saldo e-Wallet dengan total Rp 250.000 untuk 10 orang beruntung.​

Sediksi.com bekerja sama dengan tim peneliti dari Magister Psikologi Universitas Gadjah Mada sedang menyelenggarakan penelitian mengenai aktivitas bermedia sosial anak muda. 

Jika Anda merupakan Warga Negara Indonesia berusia 18 s/d 35 tahun, kami mohon kesediaan Anda untuk mengisi kuesioner yang Anda akan temukan dengan menekan tombol berikut

Sediksi x Magister Psikologi UGM

notix-artikel-retargeting-pixel