Cara Mendeteksi Gambar Hasil AI

Cara Mendeteksi Gambar Hasil AI

popecoat_final.0

DAFTAR ISI

Sediksi.comGambar hasil AI mengacu pada gambar yang dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk membuat, mengekspresikan, dan menampilkan. 

Selain gambar, teknologi AI juga bisa digunakan untuk menciptakan bentuk lainnya seperti audio, video, konten, bahkan ‘seni’ melalui sistem pembelajaran mesin, pemrosesan bahasa alami, dan teknologi lainnya.

Dari waktu ke waktu, gambar yang dihasilkan AI semakin menyerupai buatan manusia meskipun tetap saja tidak akan pernah sama ataupun sempurna.

Kendati demikian, dari teknologi AI masih belum semaju sekarang pun sudah banyak orang yang kesulitan mendeteksi atau mengidentifikasi gambar hasil AI.

Artikel ini akan membantu kalian yang sudah berusaha mencari tahu cara mendeteksi gambar hasil AI dan perlu diketahui bahwa upaya tersebut sangat berharga bagi pekerja seni dan masa depan kemanusiaan.

Latar belakang gambar cacat

Cara Mendeteksi Gambar Hasil AI - image 115
Gambar: the funny beaver

Gambar AI cenderung memiliki tekstur kasar atau sangat halus yang cukup ekstrim. Kalian dapat mengidentifikasinya dengan melihat apakah objek di latar belakangnya buram atau refleksi piksel yang membuat gambar tersebut terlihat ganjil.

Goresan antara terlalu halus, buram, atau cacat

Cara Mendeteksi Gambar Hasil AI - image 116
Gambar: radii china

Gambar hasil AI cenderung tampak terlalu halus atau buram dan memiliki sapuan kuas atau goresan acak di seluruh gambar, sesuatu yang tidak mungkin jika gambar tersebut betul dibuat oleh tangan manusia.

Ada bagian tubuh dari gambar manusia yang terdistorsi atau cacat

Cara Mendeteksi Gambar Hasil AI - ai generated art failures 1024x538 jpg
Gambar: futurism

Cara lainnya untuk mendeteksi gambar hasil AI adalah dengan memeriksa ciri-ciri atau bagian tubuh manusia di gambar tersebut yang tidak wajar atau digambar dengan buruk, terutama tangan atau atau jari-jari, senyuman, dan tatapan mata.

Pendeknya, temukan anomali dari gambar tersebut dan kalau menemukan ada bagian yang dirasa tidak normal, bisa jadi hasil buatan AI.

Ada watermark

Watermark memang belum banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan AI, tapi beberapa seperti Google, OpenAI, dan perusahaan AI lainnya telah berjanji untuk memberi watermark pada gambar hasil AI untuk mempermudah dideteksi.

agar mudah dideteksi.

Miskin kreativitas

AI menghasilkan gambar atau karya seni sesuai data yang sudah tersedia atau algoritma yang telah ditentukan. Sehingga cenderung kurang memiliki kreativitas dan kedalaman artistik.

Tidak seperti seni buatan tangan manusia yang mencari inspirasi dari pengalaman hidup dan kreativitas. Selain itu, sebagian besar gambar yang dihasilkan AI mengikuti pola, warna, dan tekstur yang sama.

Gunakan pendeteksi AI

Untuk mendeteksi gambar hasil AI, ada beberapa software yang dibuat untuk tujuan tersebut. Sehingga membantu validasi apakah gambar yang sedang diperiksa merupakan hasil AI atau bukan. Berikut ini beberapa di antaranya dan fungsinya.

1. AI or Not

Tautan: www.aiornot.com

Situs tersebut bisa digunakan untuk gambar dengan format JPEG dan PNG. jika gambar yang ingin kalian periksa menggunakan format lain, sebaiknya konversi ke salah satu format terpilih tersebut.

Layanan situs ini juga gratis, tapi juga menawarkan layanan API premium untuk menganalisis gambar secara massal atau penggunaan komersil.

2. AI-Generated Image Detector

Tautan: isitai.com/ai-image-detector/

Situs ini digunakan untuk mendeteksi hasil teknologi buatan AI berupa gambar. Adapun cara pemanfaatannya tidak berbeda dengan situs serupa lainnya. 

3. Hugging Face

Tautan: huggingface.co/spaces/umm-maybe/AI-image-detector

Fungsi situs ini untuk menentukan atau memprediksi apakah sebuah gambar atau karya seni visual merupakan hasil buatan AI.

4. Google DeepMind: SynthID

Tautan: deepmind.google/technologies/synthid/

Google baru saja mengembangkan SynthID, sebuah alat atau software yang memungkinkan pengguna mengetahui apakah suatu gambar atau karya seni dihasilkan oleh AI dengan menyematkan tanda air digital di dalamnya yang tidak terlihat oleh mata manusia, namun dapat dideteksi untuk diidentifikasi oleh aplikasi.

Fitur ini tersedia untuk pengguna Google Cloud saja, tapi kalian bisa menantikan perkembangan lebih lanjutnya nanti karena software ini tergolong masih sangat baru.

5. Deepware Scanner

Tautan: 

Situs ini bisa dapat dan mendeteksi pemalsuan identitas orang lain, seperti nama dari situs ini, dalam video, yang mencakup manipulasi deteksi dan konten yang dihasilkan AI.

Software pendeteksi gambar hasil AI lainnya adalah Sentinel, Reality Defender, WeVerify, Take it Down, StopNCII, dan Alat Authenticator Video Microsoft.

Baca Juga
Topik
notix-artikel-retargeting-pixel