Review dan Sinopsis Film Brokeback Mountain (2005), Kisah Asmara Kontroversial

Review dan Sinopsis Film Brokeback Mountain (2005), Kisah Asmara Kontroversial

Film Brokeback Mountain (2005)

DAFTAR ISI

Kali ini, artikel ini akan memberikan catatan singkat usai nonton film Brokeback Mountain. Brokeback Mountain ialah film adaptasi dari cerpen berjudul sama tulisan pemenang Pulitzer Prize, Annie Proulx. Film ini dibintangi oleh aktor dan aktris kawakan Hollywood, yaitu Jake Gyllenhaal dan Heath Ledger.

Brokeback Mountain pertama kali rilis pada 2005 dan langsung mengundang kesan positif dari kritikus film.

Yuk bahas ulasan dan sinopsis film ini.

nonton film brokeback mountain

Overview

  • Tahun rilis : 2005
  • Genre : Drama romantis
  • Sutradara : Ang Lee
  • Penulis naskah : Larry McMurthy dan Diana Ossana
  • Rumah produksi : River Road Entertainment
  • Durasi : 2 jam 14 menit

Pemeran

Aktor/AktrisKarakter
Heath LedgerEnnis Del Mar
Jake GyllenhaalJack Twist
Anne HathawayLureen Newsome Twist
Michelle WilliamsAlma Beers Del Mar
Randy QuaidJoe Aguirre
Ana FarisLashawn Malone

Sinopsis Film Brokeback Mountain

Ketika nonton film Brokeback Mountain penonton akan melihat kisah Ennis Del Mar dan Jack Twist, dua orang laki-laki yang menjalin pertemuan dan hubungan spesial.

Hubungan mereka terjalin karena pekerjaan yang Ennis dan Jack lakoni. Mereka bekerja sebagai koboi penggembala kambing di Brokeback Mountain. Untuk itu, selama beberapa bulan mereka harus tinggal dan berkemah di Brokeback Mountain.

Semua awalnya berjalan sesuai rencana, Ennis dan Jack secara bergantian bertugas menjaga kambing-kambing. Namun suatu malam, mereka mabuk, dan melakukan hubungan seksual.

Ennis dan Jack awalnya menyangkal bahwa mereka adalah homoseksual. Mereka pun berjanji bahwa kejadian malam itu adalah yang pertama dan terakhir. Tapi, ternyata mereka menjilat ludah sendiri. Hubungan seksual itu kembali terulang.

Hubungan mereka pun makin dekat dan sering menghabiskan waktu berdua. Hingga waktu tugas mereka habis. Ennis dan Jack kemudian memilih berpisah. Ennis lantas menikah dengan Alma dan punya dua anak perempuan. Sementara Jack, kemudian dekat dengan perempuan bernama Lureen dan empat tahun kemudian memutuskan menikah. Ia punya satu anak laki-laki.

Selama waktu itu, mereka sama sekali tak berkomunikasi. Hingga, suatu hari Jack mengirimkan kartu pos pada Ennis dan mengatakan akan datang berkunjung. Kunjungan itu kembali memantik api cinta di diri mereka. Ennis dan Jack pun kembali menjalin hubungan, namun kali ini dibelakang pasangan mereka masing-masing.

Hubungan Ennis dan Jack kali ini sayangnya membawa kesedihan di diri Alma. Ennis pun jadi sering cek-cok dengan istrinya. Bahkan akhirnya mereka memutuskan bercerai. Perceraian yang diharap Jack bisa menjadi jalan baginya dan Ennis untuk hidup bersama.

Tapi Ennis menolaknya. Baginya mengakui bahwa dirinya adalah homoseksual kepada society adalah hal yang sangat menakutkan. Ia teringat dengan gambar yang dulu pernah diperlihatkan ayahnya. Gambar yang berisi pasangan homoseksual yang disiksa sampai mati. Ennis juga tidak ingin jauh dari kedua anaknya.

Mereka kembali berpisah. Namun kali ini, secara berkala mereka saling berkomunikasi lewat sebuah kartu pos. Mereka berbalas kartu pos selama dua puluh tahun, sampai kartu pos yang Ennis kirimkan dikembalikan karena Jack telah meninggal.

Review

Film Brokeback Mountain

Kesan yang saya dapat saat nonton film Brokeback Mountain adalah bahwa film ini sangat humanis. Film ini berani dan berhasil menggambarkan aneka sisi manusia. Film ini berhasil menangkap dan mengupas aneka sisi manusiawi seorang Ennis dan Jack. Ennis yang meskipun sangat mencintai Jack, memilih untuk tetap tinggal dekat anaknya, karena rasa sayangnya pada putri-putrinya bagaimanapun lebih besar.

Juga Jack, yang meskipun sangat ingin bersama Ennis, namun tetap menghargai keputusan Ennis. Ketika nonton film Brokeback Mountain, saya rasa film ini juga berhasil memotret pertentangan batin yang Ennis alami sebagai homoseksual. Ia berperang dengan rasa takut dan keinginan hatinya. Meski akhirnya ia memilih untuk tak bersama, namun ia tetap menjaga rasa cintanya.

Selain itu, film ini juga amat berani mengangkat tema yang sejatinya sangat kontroversial. Film ini pasti membawa banyak pertentangan di masyarakat, meskipun niatnya ialah menunjukkan bahwa humanisme itu tak berbatasan.

Film Brokeback Mountain saya rasa berhasil menyampaikan pesannya. Hal ini utamanya didukung banyak aspek dalam film ini, terutama penjiwaan karakter yang mendalam. Heath Ledger dan Jack Gyllenhaal tentu harus dapat banyak pujian untuk ini.

Akting mereka sebagai dua orang yang saling mencintai dan menemukan pelengkap pada diri satu sama lain begitu meyakinkan. Relasi, dialog, dan bahasa tubuh yang mereka sampaikan begitu natural dan meyakinkan.

Peran pemain pendukung yaitu Michelle Williams dan Anne Hathaway juga begitu kuat. Pembawaan mereka, sebagai karakter yang harus menerima bahwa suaminya adalah homoseksual sangat baik. Hal ini tentu berkat pengalaman dan bakat akting yang mumpuni.

Brokeback Mountain adalah film bagus, walau kontroversial. Tak mengherankan jika Ang Lee berhasil menyabet penghargaan Best Director di Academy Awards dan juga Golden Globe lewat film ini.

Demikian catatan nonton film The Brokeback Mountain. Semoga catatan ini menghibur ya! Jangan lupa baca artikel menarik lainnya dari Sediksi.

Baca Juga
Topik

Kuesioner Berhadiah!

Dapatkan Saldo e-Wallet dengan total Rp 250.000 untuk 10 orang beruntung.​

Sediksi.com bekerja sama dengan tim peneliti dari Magister Psikologi Universitas Gadjah Mada sedang menyelenggarakan penelitian mengenai aktivitas bermedia sosial anak muda. 

Jika Anda merupakan Warga Negara Indonesia berusia 18 s/d 35 tahun, kami mohon kesediaan Anda untuk mengisi kuesioner yang Anda akan temukan dengan menekan tombol berikut

Sediksi x Magister Psikologi UGM

notix-artikel-retargeting-pixel