Pernah lihat trofi Liga Champions dipajang di museum Real Madrid atau Liverpool, terus kepikiran, itu asli atau replika sih? Nah, klub yang punya trofi UCL asli ternyata cuma lima, yaitu Real Madrid, Ajax, Bayern Munchen, AC Milan, dan Liverpool. Sisanya, termasuk juara musim lalu, pulang bawa replika.
Kok cuma lima, padahal juaranya sudah gonta-ganti sejak 1956? Ya karena trofi asli itu nggak dibagikan ke sembarang juara. Ada syarat khusus dari UEFA, dan aturan itu malah sudah dihapus sejak 2009.
Jadi buat kamu yang hobi debat di grup WhatsApp soal klub paling elite se-Eropa, tahan dulu jempolnya. Barcelona yang sudah lima kali juara pun nggak masuk daftar ini loh. Yuk, kita bedah pelan-pelan sambil cangkruk.
Syarat Klub Boleh Menyimpan Trofi UCL Asli

Trofi UCL asli adalah piala perak resmi yang diserahkan UEFA di podium final. Benda itu berbeda dengan replika yang kini dibawa pulang sang juara. Hanya klub yang memenuhi aturan khusus UEFA yang pernah berhak menyimpannya selamanya.
Lima Gelar atau Tiga Kali Beruntun
Aturan penyimpanan permanen mulai berlaku menjelang musim 1968/69. Sebuah klub boleh menyimpan trofi asli bila memenuhi salah satu dari dua syarat berikut:
- Menjuarai kompetisi ini lima kali secara total.
- Menjuarai kompetisi ini tiga kali berturut-turut.
Setelah trofi diserahkan, hitungan gelar klub tersebut kembali ke nol dan UEFA membuat trofi baru. Karena hitungan itu diulang, AC Milan tidak mendapat trofi kedua meski menambah gelar pada 2003 dan 2007. Dua gelar tambahan itu belum cukup untuk memenuhi syarat lagi.
Juara yang belum memenuhi syarat diperlakukan berbeda. Sebelum musim 2008/09, mereka memegang trofi asli selama sepuluh bulan. Setelah itu trofi dikembalikan, dan klub menerima replika berukuran lebih kecil untuk disimpan.
Sejak 2009, UEFA Tidak Lagi Memberikan Trofi UCL Asli Meskipun Klub Memenuhi Syarat
Aturan penyimpanan permanen berakhir pada 2009. Sejak itu, trofi asli selalu berada dalam penguasaan UEFA. Juara hanya menerima replika berukuran penuh dengan nama klub terukir di badannya.
Trofi yang beredar sekarang adalah versi keenam dan dipakai sejak 2006, setelah Liverpool menyimpan versi kelima. Desainnya mengikuti rancangan Jörg Stadelmann, perajin perhiasan asal Bern, Swiss, yang dipesan UEFA pada 1967. Ongkos pembuatannya saat itu 10.000 franc Swiss.
Tinggi trofi ini 74 cm dengan berat sekitar 11 kg. Bobot itu sedikit di atas sekarung beras 10 kg, jadi wajar bila kapten tim juara selalu mengangkatnya dengan dua tangan.
Klub Apa Saja yang Punya Trofi UCL Asli?
Ada lima klub yang punya trofi UCL asli, yaitu Real Madrid, Ajax, Bayern Munchen, AC Milan, dan Liverpool. Masing-masing menyimpan versi berbeda, karena UEFA membuat trofi baru setiap kali satu versi diserahkan permanen. Daftar ini tidak akan bertambah, sebab aturan penyimpanan permanen sudah dihapus pada 2009.
| Klub | Gelar penentu | Syarat yang dipenuhi |
|---|---|---|
| Real Madrid | 1966 (gelar keenam) | Lima gelar total sekaligus tiga kali beruntun (1956–1960) |
| Ajax | 1973 | Tiga kali beruntun (1971–1973) |
| Bayern Munchen | 1976 | Tiga kali beruntun (1974–1976) |
| AC Milan | 1994 | Lima gelar total |
| Liverpool | 2005 | Lima gelar total |
Liverpool menjadi klub terakhir dalam daftar. Gelar kelima mereka datang di final Istanbul 2005, setelah tertinggal 0-3 dari Milan di babak pertama lalu menang adu penalti. Lawan yang dikalahkan malam itu kebetulan pemilik trofi asli versi keempat.
Kalau dihitung bendanya, trofi UCL asli di dunia ada enam. Lima versi pertama tersimpan di lemari lima klub tadi, sedangkan versi keenam dipegang UEFA dan diangkat setiap juara di final sejak 2006. Replika berukuran penuh yang dibawa pulang juara sejak 2009 tidak masuk hitungan.
Barcelona dan Real Madrid Datang Terlambat
Barcelona meraih gelar kelima pada 2015. Syaratnya terpenuhi, tetapi aturannya sudah enam tahun dihapus. Mereka pulang dengan replika berukuran penuh, sama seperti juara lain.
Real Madrid mengalami hal serupa. Dengan aturan UEFA soal piala asli itu, bahkan 3 gelar beruntun Real Madrid pada 2016-2018 tidak lagi masuk hitungan berhak atas piala asli. Aturan lama akan memberi mereka trofi asli kedua.
Trofi Asli dan Badge of Honour, Syarat Sama Nasib Beda

Punya trofi UCL asli tidak sama dengan berhak memakai badge of honour, meski syarat keduanya identik. Badge ini diberikan kepada klub yang juara lima kali total atau tiga kali beruntun. Bedanya, badge tetap dibagikan setelah 2009, sedangkan trofi asli tidak.
UEFA memperkenalkan badge ini pada musim 2000/01 dengan nama resmi multiple-winner badge. Bentuk awalnya oval biru bergambar siluet trofi dan angka jumlah gelar, dijahit di lengan kiri jersey. Sejak 2021/22, badge terpisah itu dihapus dan angka gelar dipindah ke atas bintang tengah logo starball, supaya lengan kiri bisa disewakan ke sponsor.
Daftar pemakainya lebih panjang satu nama dibanding daftar pemilik trofi asli. Hingga final 2026, ada enam klub yang berhak memakainya:
- Real Madrid dengan 15 gelar, termasuk dua kali tiga gelar beruntun.
- AC Milan dengan 7 gelar.
- Bayern Munchen dengan 6 gelar.
- Liverpool dengan 6 gelar.
- Barcelona dengan 5 gelar.
- Ajax dengan 4 gelar.
Barcelona satu-satunya pemakai badge yang tidak menyimpan trofi asli. Lima nama lainnya punya keduanya.
Trofi asli berhenti dibagikan pada 2009. Badge of honour masih dibagikan sampai sekarang, dengan syarat yang sama: lima gelar total atau tiga gelar beruntun.
Siapa Berikutnya di Daftar Badge
Kandidat terdekat adalah PSG, juara pada 2025 dan 2026. Satu gelar lagi di final 2027 membuat mereka klub ketujuh pemakai badge, tentu tanpa trofi asli. Inter Milan dan Manchester United, yang sama-sama mengoleksi tiga gelar, masih butuh dua gelar tambahan.
Jadi kalau ada yang mengaku klubnya punya trofi UCL asli, cek dulu tahun juaranya. Gelar setelah 2009 pasti berupa replika. Liverpool, misalnya, menyimpan versi asli dari 2005, sedangkan trofi gelar 2019 mereka hanyalah replika berukuran penuh.
Kalau klub yang kau dukung belum punya Badge of Honour UCL mending jangan kenceng-kenceng deh sesumbarnya, apalagi kalau belum pernah juara UCL.

