Puskás Aréna di Budapest, Hongaria, akan menjadi panggung megah Final UEFA Champions League musim 2025/2026. Pertandingan puncak tersebut mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) melawan Arsenal pada Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 18:00 CEST (23:00 WIB). Ini menjadi kali pertama Hongaria menjadi tuan rumah final Liga Champions, sekaligus menandai kebanggaan besar bagi Puskás Aréna sebagai venue kelas dunia.
Dilansir dari UEFA.com, keputusan ini diambil sejak 2024 dan semakin relevan setelah kedua tim lolos dramatis dari semifinal. Arsenal mengalahkan Atlético Madrid, sementara PSG — juara bertahan — menyingkirkan Bayern Munich. Laga ini diprediksi menjadi salah satu final paling berkualitas dalam satu dekade terakhir.
Sejarah dan Fasilitas Puskás Aréna yang Mengesankan
Puskás Aréna bukan sekadar stadion baru, melainkan simbol kebangkitan sepak bola Hongaria yang kaya sejarah. Stadion ini dibangun di lokasi yang sama dengan stadion lama Ferenc Puskás Stadium (juga dikenal sebagai Népstadion), yang dibuka pada 1953 dan sempat menjadi salah satu stadion terbesar di Eropa dengan kapasitas lebih dari 100.000 penonton pada masa kejayaannya.
Stadion lama itu menjadi saksi bisu banyak momen bersejarah, termasuk kemenangan legendaris Hongaria 7-1 atas Inggris pada 1954. Namun, seiring waktu, kondisinya memburuk dan akhirnya ditutup pada 2016 sebelum dibongkar total.
Pembangunan Puskás Aréna dimulai pada 2017 dan diresmikan pada 15 November 2019 dengan pertandingan persahabatan Hongaria vs Uruguay. Proyek ini menelan biaya sekitar 190 miliar Forint Hongaria (sekitar Rp 8,5 triliun saat itu). Arsiteknya, György Skardelli, berhasil mempertahankan semangat stadion lama sambil menciptakan fasilitas modern kelas UEFA Category 4.
Stadion ini memiliki kapasitas 67.215 kursi all-seater. Desainnya yang oval mempertahankan elemen ikonik berupa pilar-pilar monolitik besar yang terinspirasi dari stadion lama, namun kini dilengkapi atap kanopi semi-transparan yang menutupi seluruh tribun. Fasilitas di dalamnya sangat modern:
- Tribun tiga tingkat dengan jarak pandang sangat baik (maksimal 25 baris per tingkat).
- VIP dan hospitality suites kelas dunia.
- Sistem pencahayaan dan sound system canggih yang mendukung event non-olahraga.
- Fasilitas media dan broadcasting berstandar internasional.
- Aksesibilitas tinggi untuk penyandang disabilitas.
- Sistem keamanan dan manajemen kerumunan yang telah teruji.
Sejak dibuka, Puskás Aréna telah sukses menjadi tuan rumah beberapa event besar, seperti empat pertandingan Euro 2020, Final UEFA Europa League 2023 (Sevilla vs Roma), serta berbagai konser internasional kelas dunia seperti Rammstein, Guns N’ Roses, dan Metallica.
Persiapan Final dan Dampak Ekonomi
Tiketing final sudah dibuka. Masing-masing klub (PSG dan Arsenal) mendapat alokasi sekitar 17.200 tiket. Harga tiket resmi bervariasi dari kategori termurah hingga premium yang mencapai ratusan euro. Budapest sedang mematangkan persiapan transportasi umum, akomodasi, fan zone, dan keamanan untuk menyambut puluhan ribu suporter dari seluruh dunia.
Dilansir dari pemerintah Hongaria, event ini diproyeksikan membawa dampak ekonomi signifikan bagi Budapest dan Hongaria secara keseluruhan, mulai dari pariwisata, perhotelan, hingga UMKM lokal.Di media sosial X, pembahasan tentang Puskás Aréna sedang ramai. Suporter Arsenal dan PSG saling unjuk gigi, sementara fans netral antusias melihat pertandingan berkualitas tinggi di salah satu stadion tercantik di Eropa saat ini.
Puskás Aréna kini semakin mengukuhkan diri sebagai venue prestisius di kancah sepak bola Eropa. Final Liga Champions 2026 ini bukan hanya puncak kompetisi klub paling elit, tapi juga momen kebanggaan bagi Hongaria yang pernah melahirkan legenda seperti Ferenc Puskás.

