Google akhirnya mulai menguji fitur yang sudah lama diminta pengguna Gmail. Kini, sebagian pengguna bisa mengganti alamat email @gmail.com tanpa harus membuat akun baru. Selama bertahun-tahun, hal ini dianggap mustahil dilakukan.
Masalahnya sederhana. Banyak akun Gmail dibuat saat masih sekolah atau kuliah. Saat itu, nama email dibuat asal bisa dipakai, tanpa memikirkan kesan profesional di masa depan. Untung kalau pas puber kamu langsung pakai alamat email yang nggak alay.
Ketika masuk dunia kerja, alamat email lama sering terasa canggung. Mau bikin email baru pun ada banyak data penting di email yang lagi dipakai.
Jadi, apakah bisa ganti alamat gmail?
Masih diuji coba sih. Untuk sekarang belum, tetapi ada peluang bisa dilakukan kalau fitur ini sudah siap.
Artinya, kalau kau bikin email dengan alamat yang nggak proper, ini jelas kabar yang bagus. Intinya, kalau merasa perlu buat ganti alamat gmail ya silakan ditunggu.
Mulai uji coba fitur ganti alamat Gmail

Informasi soal fitur ini pertama kali dilaporkan oleh 9to5Google dan Techlicious. Menariknya, petunjuk awal justru muncul di halaman bantuan Google versi bahasa Hindi, sebelum akhirnya terlihat di bahasa lain.
Meski dokumentasi bahasa Inggris sempat tertinggal, beberapa pengguna melaporkan fitur ini sudah aktif di akun mereka. Opsi penggantian alamat Gmail ditemukan langsung di pengaturan akun Google, tanpa pengumuman resmi.
India diduga menjadi wilayah uji coba awal. Jika mengikuti pola sebelumnya, negara lain kemungkinan akan menyusul secara bertahap. Hingga kini, Google belum memberi kepastian soal jadwal global, termasuk untuk Indonesia.
Apa yang berubah?
Hal terpenting dari fitur ini adalah satu hal: akun Google tetap sama. Kamu tidak membuat akun baru dan tidak perlu memindahkan data apa pun.
Perubahan:
- Alamat Gmail utama atau username
- Alamat email yang kamu bagikan ke publik
Tidak berubah:
- Inbox dan seluruh email lama
- Akses ke YouTube, Drive, Maps, dan layanan Google lainnya
- File di Google Drive dan Google Photos
- Riwayat pembelian dan aktivitas akun
Email lama tidak dihapus. Ia tetap aktif sebagai alias dan masih menerima pesan. Kamu hanya berhenti menggunakannya sebagai alamat utama.
Fitur yang sudah ditunggu banyak orang

Banyak pengguna Gmail punya cerita yang sama. Akun dibuat saat masih muda, tanpa rencana jangka panjang. Nama panggilan, angka acak, atau istilah tidak profesional jadi pilihan.
Contohnya mudah ditemukan:
Alamat seperti ini terasa kurang pas untuk urusan profesional. Terutama saat melamar kerja, menghubungi klien, atau membangun personal branding.
Dengan fitur ini, pengguna bisa beralih ke alamat yang lebih rapi tanpa ribet. Tidak perlu migrasi data. Tidak perlu memberi tahu semua kontak satu per satu. Semuanya tetap berjalan di satu akun.
Batasan ganti alamat Gmail
Meski terdengar ideal, Google tetap memberi batasan yang cukup ketat. Ini penting untuk dipertimbangkan sebelum mengganti alamat.
- Alamat Gmail hanya bisa diganti 1 kali dalam 12 bulan
- Maksimal 3 kali pergantian seumur hidup akun
- Email lama tetap aktif dan tetap menerima pesan
Bagi sebagian pengguna, poin terakhir justru jadi kekurangan. Tujuan ganti email sering kali untuk membersihkan inbox lama. Dengan sistem alias, spam masih bisa masuk.
Apakah sudah bisa ganti alamat Gmail?
Jika fitur ini sudah aktif di akunmu, kamu bisa menemukannya langsung di pengaturan Google Account.
Langkahnya:
- Buka Google Account
- Masuk ke menu Personal info
- Pilih bagian Email
- Cari Google Account email
Jika tersedia, akan muncul opsi Change Google Account email. Jika belum, akan ada keterangan bahwa email belum bisa diubah.
Masih ada kekurangan
Meski masih uji coba, kita perlu punya ekspektasi. Sayangnya, masih ada pertanyaan-pertanyaan yang mengganggu dan masih abu-abu karena Google belum memberi penjelasan resmi.
Beberapa pertanyaan yang belum terjawab:
- Apakah semua akun lama bisa memakai fitur ini
- Apakah akun Google Workspace ikut mendapat fitur yang sama
- Bagaimana dengan akun yang pernah terkena pelanggaran
- Apakah alias email lama bisa dimatikan di masa depan
Selama belum ada klarifikasi, pengguna perlu bersikap realistis. Fitur ini membantu, tapi belum sempurna.
Fitur ganti alamat Gmail tanpa ganti akun adalah langkah kecil, tapi penting. Google akhirnya mengakui bahwa identitas digital bisa berubah seiring waktu.
Meski ada batasan, fitur ini tetap memberi solusi praktis bagi pengguna lama. Jika rollout berlanjut ke Indonesia, banyak orang bisa merapikan email tanpa drama migrasi. Untuk sekarang, satu-satunya pilihan adalah rutin mengecek pengaturan akun dan menunggu giliran.

