Dalam langkah bersejarah yang telah lama ditunggu-tunggu, Departemen Pertahanan Amerika Serikat (kini disebut Department of War) pada Jumat (8 Mei 2026) merilis batch pertama dokumen rahasia tentang Unidentified Anomalous Phenomena (UAP), yang lebih dikenal sebagai UFO. Rilis ini dilakukan sebagai tindak lanjut langsung dari perintah Presiden Donald Trump untuk memberikan “maximum transparency” kepada publik.
Dokumen-dokumen tersebut kini dapat diakses secara gratis oleh siapa saja melalui situs resmi baru: war.gov/ufo. Batch pertama ini mencakup 162 file, terdiri dari 120 dokumen PDF, 28 video, dan 14 file gambar. Isinya meliputi foto, video, laporan saksi mata, memo intelijen, kabel diplomatik State Department, dokumen FBI, serta transkrip dari NASA. Beberapa dokumen berasal dari akhir 1940-an hingga dekade-dekade berikutnya, termasuk materi yang disebut “never-before-seen” oleh pemerintah.
Isi Utama yang Dirilis
- Video dan Foto: Gambar buram (grainy) berupa bola cahaya (orbs), objek segitiga, benda metalik ellipsoid, serta fenomena di atas Bulan dari misi Apollo 12 tahun 1969. Ada juga rekaman pilot militer dan sighting di berbagai wilayah, termasuk airspace Afrika.
- Dokumen Historis: Memo Top Secret tahun 1948 tentang “flying saucer”, laporan Ghost Rocket di Skandinavia, serta transkrip Apollo 11 yang menyebutkan objek aneh selama perjalanan ke Bulan.
- Laporan Saksi: Ratusan laporan dari personel militer, astronot, dan warga sipil dari berbagai belahan dunia selama puluhan tahun.
Pemerintah menegaskan bahwa banyak kasus masih berstatus “unresolved” alias belum terjelaskan. Tidak ada kesimpulan resmi bahwa ini merupakan bukti kehidupan luar angkasa atau teknologi alien. Sebaliknya, publik justru diajak menganalisis sendiri dokumen-dokumen tersebut.
Pernyataan Presiden Trump
Presiden Trump menyambut rilis ini melalui Truth Social dengan pesan khasnya:
“Whereas previous Administrations have failed to be transparent on this subject, with these new Documents and Videos, the people can decide for themselves, ‘WHAT THE HELL IS GOING ON?’ Have Fun and Enjoy!”
Perintah Trump untuk merilis file-file ini sudah dikeluarkan sejak Februari 2026, dengan alasan “tremendous interest” dari masyarakat. Proses deklasifikasi ini melibatkan berbagai lembaga seperti Office of the Director of National Intelligence (ODNI), NASA, FBI, Department of Energy, dan All-domain Anomaly Resolution Office (AARO).
Reaksi Publik dan PakarDi platform X, hashtag #UFOFiles langsung meledak dan menjadi trending. Reaksi masyarakat sangat beragam:
- Sebagian besar merasa excited dan mengapresiasi langkah transparansi ini sebagai yang pertama sebesar ini dalam sejarah.
- Banyak yang kecewa karena mayoritas materi masih buram dan belum memberikan “smoking gun” bukti alien yang jelas.
- Ada pula yang curiga ini hanya “distraction” dari isu-isu politik lain seperti Iran, ekonomi, atau dokumen Epstein.
- Pakar dan analis menyebut ini langkah maju, meski proses deklasifikasi sebenarnya sudah berjalan bertahun-tahun sejak era sebelumnya. Rilis selanjutnya akan dilakukan secara bertahap setiap beberapa minggu, karena ada puluhan juta dokumen yang harus ditinjau.
Situs war.gov/ufo dalam waktu singkat sudah mencatat ratusan juta kunjungan, menunjukkan antusiasme publik yang luar biasa terhadap topik ini.
Rilis ini merupakan bagian dari upaya besar-besaran pemerintahan Trump untuk membuka arsip pemerintah yang selama ini diklasifikasikan. Meski demikian, para kritikus mengingatkan bahwa tidak ada bukti konkret pemerintah menyembunyikan “alien bodies” atau “crashed spacecraft” seperti yang sering muncul dalam teori konspirasi.
Apakah ini awal dari era baru transparansi, atau hanya porsi kecil dari sesuatu yang jauh lebih besar? Hanya waktu dan batch-batch berikutnya yang akan menjawabnya.

