Arti Ajakan Makan Ramen di Korea: Lebih dari Sekadar Makan Bersama

Arti Ajakan Makan Ramen di Korea: Lebih dari Sekadar Makan Bersama

Arti Ajakan Makan Ramen di Korea: Lebih dari Sekadar Makan Bersama

DAFTAR ISI

Sediksi.com – Apakah kamu pernah mendengar kalimat “ramyeon meokgo gallae?” yang artinya, “mau makan ramen/ramyeon?”

Benarkah itu hanya berarti ajakan makan ramen di Korea?

Bisa iya, bisa pula tidak. Mari kita tengok lebih dulu soal per-ramyeonan di Korea, dan posisi ramyeon di kebudayaan dan kehidupan Korea.

Ramen atau ramyeon jadi salah satu makanan khas Korea yang populer karena sering muncul di berbagai film maupun drama korea (drakor). Istilah ini perlu kamu pahami, jangan hanya taunya arti Shibal saekkiya hehehe.

Ramen adalah mie yang dimasak dengan bumbu yang bervariasi, seperti pedas, asin, atau manis. Ramen biasanya disajikan dengan telur, sayuran, daging, atau keju sebagai tambahan.

Ramen tidak hanya menjadi makanan favorit orang Korea, tetapi juga memiliki makna khusus dalam budaya Korea.

Kalimat ajakan makan ramen itu sering muncul di drama Korea, ketika seseorang mengajak orang lain untuk makan ramen bersama. Tapi, apakah sebenarnya arti ajakan makan ramen di Korea ini? Apakah hanya sekadar mengajak makan bersama, atau ada maksud lain di baliknya?

Curiganya memang ajakan ini seperti ada udang di balik batu, ada makna tersembuyi yang coba disampaikan.

Untuk lebih lanjut simak ulasan berikut ini sampai selesai, agar tau arti ajakan makan ramen di Korea, siapa tau crush-mu mencoba memberi kode dengan ajakan makan ramen ini, biar gak salah paham aja….

Arti ajakan makan ramen di Korea bisa bermakna ganda

Apa arti kata ramyeon Meokgo gallae? Kalimat “ramyeon meokgo gallae” secara harfiah berarti “mari kita makan ramen”. Namun, kalimat ini bisa memiliki arti ganda, tergantung pada konteks dan situasinya.

Jika kalimat ini diucapkan oleh teman atau keluarga, maka artinya tidak ada apa-apa, hanya mengajak makan ramen sebagai camilan atau makan malam.

Kalimat ini bisa jadi kode jika ini diucapkan oleh seseorang yang sedang berpacaran atau menyukai seseorang. Dalam konteks ini, artinya bisa lebih dari sekadar mengajak makan ramen.

Arti ajakan makan ramen di Korea ini bisa menjadi ajakan untuk bermalam bersama di rumah seseorang, atau melakukan hal-hal yang lebih intim. “Ramyeon meokgo gallae” cenderung dipahami sebagai upaya mencari momen intim dari sepasang kekasih.

Ini karena ramen adalah makanan yang mudah dan cepat dibuat, sehingga bisa menjadi alasan untuk masuk ke rumah seseorang tanpa terlihat mencurigakan.

Tentu saja, arti ajakan makan ramen di Korea ini tidak selalu begitu. Bisa jadi seseorang benar-benar hanya ingin makan ramen bersama orang yang disukainya, tanpa ada maksud lain.

Akan tetapi, karena kalimat ini sudah menjadi semacam kode dalam budaya Korea, maka orang yang mendengarnya harus berhati-hati dan memahami maksud sebenarnya dari pengucapnya.

Arti ramyeon meokgo gallae di Korea dipahami secara berbeda

Arti Ajakan Makan Ramen di Korea: Lebih dari Sekadar Makan Bersama - One fine spring day
Image from Korean Film Council/One Fine Spring Day

Lalu, dari mana asalnya istilah ajakan makan ramen di Korea ini? Tidak ada sumber pasti yang menjelaskan kapan dan bagaimana istilah ini mulai digunakan. Namun, ada beberapa pendapat yang mencoba menjelaskannya.

Salah satu pendapat mengatakan bahwa istilah ini bermula dari film Korea berjudul “One Fine Spring Day” yang dirilis pada tahun 2001.

Dalam film ini, ada adegan di mana karakter wanita utama, Eun-soo (diperankan oleh Lee Young Ae) mengajak karakter pria utama (diperankan oleh Yoo Ji Tae) untuk makan ramen di rumahnya setelah berkencan. Adegan ini kemudian menjadi ikonik dan banyak ditiru oleh film-film Korea lainnya.

Pendapat lain mengatakan bahwa istilah ini berasal dari drama Korea berjudul “Coffee Prince” yang tayang pada tahun 2007.

Dalam drama ini, ada adegan dimana pria utama (diperankan oleh Gong Yoo) mengajak pemeran wanita utama (diperankan oleh Yoon Eun Hye) untuk makan ramen di rumahnya setelah bekerja. Adegan ini kemudian menjadi viral dan banyak dibicarakan oleh penonton.

Teori lainnya mengatakan bahwa istilah ini berasal dari kebiasaan orang Korea yang suka makan ramen sebagai camilan atau makan malam.

Karena ramen adalah makanan yang murah dan praktis, maka banyak orang Korea yang menyimpan stok ramen di rumah mereka. Jika mereka ingin mengundang seseorang ke rumah mereka, maka mereka bisa menggunakan alasan untuk makan ramen bersama.

Namun, belakangan ungkapan ajakan makan ramen ini sering disampaikan lebih sebagai lelucon, meskipun maksudnya sama dengan memungkinkan orang untuk mengundang atau memulai romansa, tanpa harus mengumpulkan keberanian menyampaikannya lebih eksplisit.

Dalam adegan film atau drama biasanya sering ditampilkan karakter mengajukan pertanyaan “apakah kamu mau ramyeon?” di depan rumah sebelum berpisah, dan itu seringkali menandakan perasaan romantis rahasia kepada orang lain.

Demikianlah artikel tentang arti ajakan makan ramen di Korea. Namun, ingatlah bahwa ajakan makan ramen di Korea bisa memiliki makna ganda, tergantung pada siapa yang mengucapkannya dan bagaimana situasinya.

Jadi, jika kamu mendapat ajakan seperti ini dari seseorang yang kamu sukai, pastikan tahu apa maksud sebenarnya dari ajakan tersebut. Jangan sampai salah paham atau kecewa karena terlanjur berharap, ya, hehe.

Baca Juga
Topik

Kuesioner Berhadiah!

Dapatkan Saldo e-Wallet dengan total Rp 250.000 untuk 10 orang beruntung.​

Sediksi.com bekerja sama dengan tim peneliti dari Magister Psikologi Universitas Gadjah Mada sedang menyelenggarakan penelitian mengenai aktivitas bermedia sosial anak muda. 

Jika Anda merupakan Warga Negara Indonesia berusia 18 s/d 35 tahun, kami mohon kesediaan Anda untuk mengisi kuesioner yang Anda akan temukan dengan menekan tombol berikut

Sediksi x Magister Psikologi UGM

notix-artikel-retargeting-pixel