Buat kalian yang udah kerja, medical check up (MCU) tahunan dari kantor pasti udah jadi agenda rutin. Sayangnya, banyak yang datang tanpa persiapan, terus kaget pas hasilnya keluar dengan angka yang aneh-aneh.
Biasanya, MCU kantor terdiri dari pemeriksaan fisik, tes darah, tes urine, rontgen dada, sampai tes mata. Beberapa perusahaan juga nambahin pemeriksaan khusus sesuai jenis pekerjaan, misalnya tes pendengaran atau fungsi paru. Makin lengkap pemeriksaannya, makin penting juga persiapannya.
Padahal, hasil MCU bisa melenceng cuma gara-gara salah makan semalam atau kurang tidur. Ujung-ujungnya, kalian harus tes ulang dan bolak-balik lagi. Nah, biar gak kejadian, simak panduan persiapan medical check up dari H-1 sampai hasilnya keluar di bawah ini, ya!
1. H-1, jaga badan tetap dalam kondisi normal
Hal pertama yang wajib dicek adalah instruksi puasa dari kantor atau penyedia MCU. Dilansir KlikDokter, kalau ada pemeriksaan darah, kalian sebaiknya puasa makan minimal 8 jam sebelumnya, dan beberapa tes bisa minta waktu lebih lama. Tenang, minum air putih biasanya tetap boleh, malah bikin petugas lebih gampang ngambil darah kalian.
Malam sebelumnya, usahain tidur cukup sekitar 7 sampai 8 jam biar badan gak drop pas diperiksa. Hindari juga alkohol minimal 24 jam sebelum pemeriksaan dan jangan merokok selama puasa. Satu lagi, skip dulu olahraga berat, ya, karena aktivitas fisik yang intens bisa memengaruhi beberapa hasil lab.
Buat yang rutin minum obat, jangan asal berhenti sendiri karena takut hasilnya jelek. Mending tanya dulu ke dokter atau petugas MCU, obat mana yang boleh tetap diminum. Biar gak lupa, catat juga daftar obat, suplemen, dan riwayat penyakit kalian di HP.
Kalau MCU dijadwalkan pagi, pilih menu makan malam yang gak terlalu berat dan jangan makan terlalu larut. Hindari juga makanan yang sangat berlemak atau manis berlebihan di malam sebelumnya. Jangan lupa pasang alarm biar gak telat, karena datang terburu-buru bisa bikin kalian deg-degan pas diperiksa.
2. Hari H, datang santai dan terbuka sama petugas
ilustrasi medical check up onsite karyawan
Pakai baju yang nyaman dan gampang dilepas, soalnya biasanya ada pemeriksaan fisik dan rontgen dada. Kalung, anting, dan aksesori logam lainnya mending ditinggal di rumah aja biar gak ganggu hasil rontgen. Jangan lupa bawa kacamata atau lensa kontak kalau kalian biasa pakai, karena hampir pasti ada tes mata.
Bawa juga kartu identitas, kartu karyawan, atau formulir yang udah dikirim HR sebelumnya. Kalau punya hasil MCU tahun lalu, bawa sekalian biar dokter bisa bandingin perkembangan kondisi kalian. Datang 15 sampai 30 menit lebih awal juga bikin kalian gak buru-buru dan bisa duduk tenang sebelum diperiksa.
Buat perempuan, kabari petugas kalau lagi menstruasi karena darah haid bisa memengaruhi hasil tes urine. Yang lagi hamil atau kemungkinan hamil juga wajib bilang dari awal, terutama sebelum rontgen. Jujur soal keluhan dan riwayat kesehatan juga penting banget, karena dokter gak bisa ngasih penilaian yang tepat kalau datanya gak lengkap.
Selama antre, usahain tetap rileks dan jangan buru-buru minum kopi atau ngemil sebelum pengambilan darah selesai. Kalau kalian takut jarum atau gampang pusing, bilang aja ke petugas supaya darahnya bisa diambil sambil berbaring. Setelah itu, tekan bekas suntikan beberapa menit biar gak memar.
Sekarang, banyak perusahaan pakai layanan medical check up perusahaan yang datang langsung ke kantor atau pabrik, jadi kalian gak perlu izin seharian ke klinik. Salah satunya GMeds by Plazamedis, yang jenis pemeriksaannya disesuaikan dengan risiko tiap jabatan. Jadi, jangan heran kalau rekan yang kerja di area bising dapat tes pendengaran, sementara kalian yang seharian di depan laptop gak dapat.
3. Hasil keluar, jangan cuma disimpan di laci
Hasil MCU biasanya keluar beberapa hari kerja setelah pemeriksaan. Di dalamnya, ada nilai tiap pemeriksaan plus catatan dokter, termasuk status apakah kalian dinyatakan fit untuk bekerja. Coba perhatiin angka yang dikasih tanda atau dicetak tebal, karena itu biasanya berada di luar batas normal.
Kalau ada catatan, jangan buru-buru panik atau malah cuek. Satu angka yang sedikit melenceng belum tentu berarti sakit, tapi tetap perlu dikonsultasiin ke dokter biar jelas langkah selanjutnya. Banyak perusahaan juga udah nyediain sesi konsultasi atau program tindak lanjut buat karyawan yang hasilnya perlu perhatian.
Simpan juga hasil MCU tiap tahun dan bandingin dari waktu ke waktu. Pemeriksaan kesehatan berkala buat pekerja sendiri udah diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER.02/MEN/1980, yaitu minimal setahun sekali. Dari tren tahunan ini, kalian bisa tahu lebih awal kalau gula darah atau kolesterol mulai merangkak naik.
Kalau hasilnya bagus, pertahankan kebiasaan sehat yang udah jalan. Tapi kalau ada catatan, jadikan itu alarm buat mulai ngatur pola makan, rajin gerak, dan cukup istirahat. Perubahan kecil yang dilakukan konsisten biasanya lebih gampang dijalanin daripada target besar yang cuma bertahan seminggu.
Medical check up dari kantor itu sebenarnya kesempatan buat tahu kondisi badan sendiri tanpa keluar biaya, lho. Sayang banget kalau hasilnya gak akurat cuma gara-gara persiapan yang asal-asalan. Jadi, udah siap MCU tahun ini?

