Negara yang Ramah Diaspora, Berapa Harga Rumah di Belanda?

Negara yang Ramah Diaspora, Berapa Harga Rumah di Belanda?

harga rumah di belanda

DAFTAR ISI

Tahukah kamu bahwa banyak Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Belanda? Mengutip data di situs resmi Kemenlu (2021), jumlah diaspora Indonesia di Belanda sendiri mencapai 10 persen dari total populasi Belanda atau kurang lebih 1,7 juta jiwa. 

Tak heran apabila banyak dari para diaspora yang mencari informasi harga rumah di Belanda. Atau mungkin kamu tertarik melanjutkan studi atau bekerja di Belanda dan berencana menetap di sana?

Tinggal di Belanda

Berdasarkan survei yang dikeluarkan oleh HSBC Expat Explorer di tahun 2018, Belanda menjadi negara paling ramah dan menyenangkan untuk warga negara asing atau diaspora yang menetap di sana.

Tidak mengherankan jika Belanda menduduki posisi pertama, sebab negara ini memiliki sistem yang hebat. Mulari dari aspek perekonomian, pengasuhan anak, perawatan kesehatan, hingga sistem pendidikan.

Banyaknya WNI yang berada di Belanda tentu juga didasari dengan latar belakang historis antara Belanda dan Indonesia. Kebanyakan para diaspora yang berada di Belanda terbagi menjadi tiga kelompok.

  • Kelompok pertama, WNI yang tinggal di Belanda dan masih memegang paspor Indonesia secara sah.
  • Kelompok kedua, adalah warga Indonesia yang telah menjadi WNA karena proses naturalisasi dan tidak lagi memiliki paspor Indonesia.
  • Kelompok ketiga, WNA yang memiliki orang tua atau leluhur yang berasal dari Indonesia.

Karena sistem pendidikan di Belanda yang bagus pula, tak sedikit dari warga Idonesia yang berkeinginan melanjutkan studi di Belanda.

Bisakah Warga Negara Asing Beli Rumah di Belanda?

Membeli rumah di Belanda adalah sebuah keputusan finansial yang besar. Kebanyakan orang tidak membeli rumah mereka secara langsung. Melainkan mengambil hipotek: pinjaman dari bank yang ditetapkan terhadap properti.

Apakah bisa seorang Warga Negara Asing (WNA) mendapatkan hipotek rumah di Belanda? Jawabannya, Bisa! Sebab sebagai warga negara non-Belanda, kamu memiliki hak formal yang sama dalam hal mengajukan hipotek.

Dokumen yang dibutuhkan WNA untuk mendapatkan hipotek rumah adalah sebagai berikut:

  • Paspor yang sah
  • BSN (nomor layanan warga)
  • Dan bukti pekerjaan tetap di Belanda atau bukti penghasilan
  • Untuk pekerja sementara atau mahasiswa PhD: pernyataan dari atasan/yang mempekerjakanmu (werkgeversverklaring)

Tips Sebelum Beli Rumah di Belanda

Sebelum membeli rumah di Belanda, pastikan melakukan beberapa langkah di bawah ini agar terhindar dari kerugian.

  • Tetapkan budget

Pastikan budget yang kamu punya itu cukup ya, berkonsultasi dengan konsultan/penasihat hipotek itu perlu. Memang bisa disediakan banyak kalkulator hipotek, tapi bisa saja bakal terjadi perbedaan karena kamu WNA.

  • Riset dahulu

Rumah di lokasi sepopuler Amsterdam mungkin menggiurkan tapi jangan panic buying. Karena apa yang nampak baik sekarang bisa saja jadi investasi buruk untuk masa mendatang. Pastikan riset dan cek harga di Dutch Land Register and new developments.

  • Pakai jasa agen properti

Biasanya, agen properti terpercaya yang berpengalaman memiliki akses ke properti yang belum terdaftar di situs web dan dapat memberi kamu keuntungan besar dalam mencari rumah baru dengan harga khusus.

Dengan bantuan agen properti yang biasa dengan istilah-istilah lokal maka akan memudahkan kamu dalam bertransaksi, menerjemahkan kontrak dan persyaratan hukum.

  • Perhatikan detail bangunan

Pastikan untuk tidak melihat hal-hal kurang krusial seperti perabotan karena ini mungkin tidak disertakan. Sebagai gantinya, periksa keran dan sakelar lampu, dan perhatikan jamur atau tanda-tanda kelembapan.

Pastikan bangunan rumah juga sudah disurvei kelayakan hunian. Hal-hal seperti asbes dan kerusakan struktural bisa sulit diidentifikasi oleh kita sendiri. Seorang surveyor dapat menghemat biaya besar di masa depan.

Berapa Harga Rumah di Belanda?

Berdasarkan data dari Statista, pada 2021, harga rata-rata rumah hunian di Belanda adalah €386.714 (6.287.744.307 dalam rupiah). Harga cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Tren kenaikan tersebut disebabkan oleh rendahnya suku bunga KPR di atas segalanya.

Menurut Statistik Belanda (CBS), harga rumah telah meningkat sebesar 13,5% pada tahun 2022 karena perang Ukraina dan Covid-19.

Menurut prediksi RaboBank, tahun ini harga properti akan naik lebih jauh dan lebih cepat di lima kota terbesar di Belanda – Utrecht, Den Haag, Groningen, Rotterdam, dan Amsterdam.

Per Maret 2022, berikut adalah harga rata-rata rumah di lima kota besar Belanda:

  • Harga rumah di Amsterdam: €510,919 (8.318.861.532 dalam rupiah)
  • Harga rumah di Utrecht: €405,791 (6.607.151.310 dalam rupiah)
  • Harga rumah di The Hague: €355,807 (5.793.304.154 dalam rupiah)
  • Harga rumah di Rotterdam: €307,358 (5.004.450.104 dalam rupiah)
  • Harga rumah di Gronigen: €241,080 (3.925.301.541 dalam rupiah)

Website bermanfaat untuk beli rumah di Belanda

  • NVM – Dutch Association of Real Estate Brokers and Experts
  • IND – Immigration and Naturalization Service
  • WOZ Waard – Municipal property valuation
  • Kadaster – Land Registry

Semoga informasi harga rumah di Belanda ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi kawan-kawan yang hendak menetap di negeri kincir angin tersebut.

Kuesioner Berhadiah!

Dapatkan Saldo e-Wallet dengan total Rp 250.000 untuk 10 orang beruntung.​

Sediksi.com bekerja sama dengan tim peneliti dari Magister Psikologi Universitas Gadjah Mada sedang menyelenggarakan penelitian mengenai aktivitas bermedia sosial anak muda. 

Jika Anda merupakan Warga Negara Indonesia berusia 18 s/d 25 tahun, kami mohon kesediaan Anda untuk mengisi kuesioner yang Anda akan temukan dengan menekan tombol berikut