Kehidupan Keluarga Pablo Escobar Sekarang

Kehidupan Keluarga Pablo Escobar Sekarang

Istri dan anak pablo escobar sekarang tengah menjalani kehidupan yang sangat berbeda. Desas-desus mereka hidup bergelimang harta juga patut diragukan banyak pihak
kehidupan keluarga pablo escobar sekarang
Ilustrasi keluarga Pablo Escobar/Scotsman

DAFTAR ISI

Kehidupan keluarga Pablo Escobar sekarang berubah drastis setelah sang Raja Kokain dikabarkan meninggal pada tanggal 2 Desember 1993. Tepat sehari setelah perayaan ulang tahunnya ke 44.

Semasa hidupnya, Pablo Escobar adalah laki-laki yang mempesona setidaknya karena dua hal, yakni kekayaan dan kekuasaan. Total kekayaannya mencapai miliaran dolar Amerika Serikat dan kekuasaannya sebagai kartel narkoba berdiri kokoh selama ia hidup.

Lalu, apa yang terjadi setelah tokoh kartel narkoba Medellin ini meninggal? Bagaimana kehidupan keluarga Pablo Escobar Sekarang?

Bagaimana Pablo Escobar mati?

Meski Escobar mendapat julukan raja kokain, kesaksian dari banyak pihak mengatakan bahwa dia tidak pernah menjadi pecandu kokain. Bahkan ia menganjurkan anggota kartelnya agar tidak menggunakan barang tersebut.

Jadi, jangan berharap bahwa dia mati karena kecanduan kokain. Escobar pun tidak pernah mengikuti program rehabilitasi narkoba tentunya.

Penyebab kematian Pablo Escobar secara lengkap pernah kami ulas sebelumnya. Masih simpang siur memang, apakah Pablo Escobar benar mati ditembak atau justru bunuh diri seperti dugaan salah satu anaknya, Juan Pablo.

Yang pasti, mayat Pablo Escobar ditemukan tak bernyawa dengan luka tembakan di beberapa bagian tubuh. Namun, kepolisian Kolombia yang saat itu bekerjasama dengan pasukan elit dan Badan Anti Narkotika Amerika Serikat tak memiliki dokumen penyebab kematian pasti El Pablo. Tak jelas peluru siapa yang menyasar Pablo Escobar.

Bagaimana Kehidupan Keluarga Pablo Escobar Sekarang?

Istri Pablo Escobar Masih Hidup

Kehidupan keluarga Pablo Escobar sekarang telah berubah drastis. Istri Pablo Escobar, Maria Henao, masih hidup dalam bayang-bayang kepergian sang suami.

Saat penyerbuan polisi Kolombia ke persembunyian Pablo Escobar, Maria Henao beserta kedua anaknya sedang berupaya melarikan diri. Jerman yang menjadi tujuan suaka pertama mereka, menolak mentah-mentah. Begitu pula Mozambik.

Akhirnya mereka bertiga menetap di Buenos Aires, Argentina. Maria Victoria Henao, dan kedua anaknya berusaha menjalani hidup baru di negara tersebut.

Keluarga Pablo Escobar Mengganti Nama

Tidak mudah menjalani hidup ketika dalam nama kita tersematkan seorang nama buronan yang paling dicari kala itu. Itu juga yang terjadi dalam kehidupan keluarga Pablo Escobar sekarang.

Setelah kepindahannya ke Argentina, istri dan anak-anak Pablo Escobar berganti nama. Istri Escobar, Maria Victoria Henao berganti nama menjadi Victoria Henao Vallejos. Saat ini, ia lebih sering menggunakan nama Victoria Eugenia Henao.

Anak pertama Pablo Escobar, Juan Pablo Escobar mengganti namanya menjadi Sebastian Marroquin. Sedangkan adiknya, Manuela Escobar sekarang memiliki nama Juana Manuela Marroquin Santos.

Keluarga Pablo Escobar Sempat Ditangkap

Tinggal di Argentina bukan berarti kehidupan keluarga Pablo Escobar sekarang itu jadi lebih tenang. Pada tahun 1999, Maria Henao bersama Juan Pablo sempat ditangkap dan dipenjara beberapa bulan.

Mereka berdua dituduh melakukan pencucian uang. Setelah bebas dari penjara, Henao mengatakan pada media kalau penyebab ditangkapnya dia bersama anaknya bukan karena melakukan kejahatan melainkan karena mereka adalah keluarga dari Pablo Escobar.

“Mereka ingin mencoba hantu Pablo Escobar karena mereka ingin membuktikan bahwa Argentina memerangi perdagangan narkoba,” kata Henao.

Juan Pablo Escobar Menulis Buku

Juan Pablo Escobar yang kemudian beralih nama menjadi Sebastian Marroquin memiliki kedekatan istimewa dengan ayahnya. Tidak hanya ikatan darah ayah dan anak, tapi dia digadang-gadang menjadi penerus ayahnya.

Dalam pengakuannya, ia juga sempat bersumpah kalau akan membalas dendam sang ayah. Namun, itu berubah setelah amarahnya mereda lalu memilih jalan hidup yang cukup berbeda saat ini.

Banyak orang bertanya, anak Pablo Escobar jadi apa? Sebagian orang cukup terkejut ketika tahu Juan Pablo tidak mengikuti jejak ayahnya sebagai kartel narkoba melainkan menjalani hidup sebagai penulis.

Bukunya berjudul Pablo Escobar: My Father telah berkontribusi besar bagi film-film yang mengangkat kisah Sang Raja Kokain. Selain menulis buku, Marroquin juga banyak mempelajari dunia desain industri.

Putri Pablo Escobar Mengalami Depresi dan Menghindari Sorotan Publik

Manuela Escobar jadi satu-satunya anggota keluarga Escobar yang tidak terjerah tuduhan kriminal. Itu terutama karena saat ayahnya terbunuh, usianya baru 9 tahun.

Meski begitu, sosok Manuela Escobar jadi fakta lain yang menunjukkan bahwa kehidupan keluarga Pablo Escobar sekarang tidak begitu baik. Hanya sedikit media yang berhasil menyoroti kehidupan Manuela karena perempuan yang lahir tahun 1984 itu mengalami kehidupan yang berat setelah ayahnya meninggal.

Bagaimana tidak, Manuela belum sempat beranjak dewasa dan memiliki teman atau bahkan sekolah yang stabil seperti yang dirasakan kakaknya. Sejak ayahnya pergi, ia mengalami masalah mental.

Menurut Juan Pablo atau Sebastian Marroquin, Manuela beberapa kali berusaha bunuh diri. Ketakutan akut nampaknya dialami oleh Manuela. Kata Juan, adiknya berpikiran bahwa setiap orang yang mengenali identitasnya akan selalu mengaitkan itu dengan kejahatan yang telah dilakukan ayahnya.

Istri dan anak pablo escobar sekarang tengah menjalani kehidupan yang sangat berbeda. Desas-desus mereka hidup bergelimang harta juga patut diragukan banyak pihak.

Itu tadi adalah sederet kisah yang dialami oleh keluarga Pablo Escobar. Anggota keluarganya yang tersisa saat ini tidak hanya berjuang membersihkan nama mereka tapi juga ikut berkampanye agar anak muda menjauhi narkoba.

Siapapun yang sudah terlanjur menyentuh barang berbahaya ini, bisa melakukan konsulitasi lebih lanjut dengan pihak profesional. Salah satu yang ada di Indonesia adalah Pusat Rehabilitasi Narkoba Ashefa Griya Pusaka.

Kuesioner Berhadiah!

Dapatkan Saldo e-Wallet dengan total Rp 250.000 untuk 10 orang beruntung.​

Sediksi.com bekerja sama dengan tim peneliti dari Magister Psikologi Universitas Gadjah Mada sedang menyelenggarakan penelitian mengenai aktivitas bermedia sosial anak muda. 

Jika Anda merupakan Warga Negara Indonesia berusia 18 s/d 25 tahun, kami mohon kesediaan Anda untuk mengisi kuesioner yang Anda akan temukan dengan menekan tombol berikut