3 Jenis Pinjaman Pendidikan Luar Negeri

3 Jenis Pinjaman Pendidikan Luar Negeri

pinjaman pendidikan luar negeri

DAFTAR ISI

Bisa kuliah di negara lain adalah pengalaman berharga yang bisa menunjang kualitas hidup seseorang di masa depan. Seringnya, keindahan sebuah impian tak seimbang dengan kondisi ekonomi. Ada banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya yaitu mencari pinjaman pendidikan luar negeri.

Dilema Pinjaman Pendidikan Luar Negeri

Revolusi industri bermula pada abad 18, dan saat itu pula akar-akar kapitalisme tumbuh di banyak sendi kehidupan, tak terkecuali pendidikan.

Mereka para penguasa modal, coba meraup keuntungan sebesar-besarnya dengan mempermainkan keyakinan para pembelajar serta membuatnya merasa berhutang. Dengan begitu, esensi pendidikan perlahan mulai tergerus.

Seorang pelajar yang tadinya berfokus untuk mengembangkkan pengetahuan, di sisi lain, juga harus terbebani dengan hutang yang selama itu ia tanggung. Ini argumen kontra.

Kenyataannya, manusia modern tak bisa hidup tanpa hutang. Lifestyle, juga lapisan kebutuhan lain semakin tebal. Dengan meminjam modal dan sadar bahwa utang hanyalah aset semu, cara tutup lubang gali lubang nampaknya muncul sebagai satu-satunya solusi bertahan hidup.

Sisi positifnya, saat berhutang seseorang akan terbiasa menyeimbangkan neraca keuangannya dan memacu diri untuk lebih berkembang.

Mengapa Harus Melanjutkan Studi ke Luar Negeri?

Ada satu opini menarik bilang begini: “Sistem pendidikan Indonesia dirancang untuk memaksa lulusannya menjadi budak korporat dan berhutang pada sekrup-sekrup kapitalisme.” 

“LPDP saja, program unggulan Pemerintah Indonesia yang mengirim putera-puteri bangsanya ke luar, menjalankan sebuah skema pembiayaan yang mewajibkan lulusannya untuk pulang dan mengabdi pada negara.”

Padahal, keresahan para penerima LPDP selama ini adalah ilmu yang mereka dapatkan dari negeri lain tak begitu dihargai di negerinya sendiri. Kebanyakan bahkan tak punya tempat dan masih kalah saing dengan kandidat aparatur dari unsur partai dan keluarga.

Jika sudah seperti ini maka akan muncul dua pilihan: menyerah pada sistem yang bobrok atau beranjak mencari jalan alternatif untuk bisa menuntut ilmu seluas-luasnya agar bisa dihargai?

Nampaknya belajar ke negara lain bukanlah pilihan yang buruk. Berikut beberapa alasan yang  bisa memperkuatnya:

Mempelajari Masyarakat Luar

Dunia ini luas, dan Indonesia bukan satu-satunya bangsa yang mendiaminya. Melancong ke luar negeri dalam waktu sebentar tentu sudah biasa, turis mancanegara di Bali pun bisa.

Menetap di lingkungan baru dalam periode yang lama memberikan kesempatan lebih pada seseorang untuk bisa mempelajari budaya dan tradisi masyarakat di sana.

Pemerintah Negara Ini Gak Becus Kurang Berkompeten

Apakah pindah ke negara lain memungkinkan penyelenggara Negara di sana baik? Tergantung. Tiap wilayah akan berbeda dalam sistem pemerintahan dan budayanya.

Setidaknya data membuktikan banyak Negara dunia ketiga (Negara berkembang) yang memiliki indeks korupsi tinggi.

Menunjang Peningkatan Karir

Bila harus banget balik berkair ke negeri sendiri, portofolio orang yang memiliki pengalaman di berbagai wilayah luas lebih berpotensi dilirik oleh perusahaan lokal.

Sudah Banyak Lembaga Penyedia Student Loan

Teruntuk para akademisi atau lulusan pendidikan dalam negeri yang ingin melanjutkan studi ke negara lain namun terkendala biaya, saat ini tak sedikit lembaga yang menawarkan pinjaman pendidikan luar negeri.

Apa Saja Jenis Student Loan?

Pada dasarnya, skema pembiayaan lembaga yang menawarkan student loan adalah pelunasan dilakukan saat penerima pinjaman pendidikan sudah bekerja. DI bawah ini merupakan daftar beberapa jenis student loan:

Student Loan Overseas Zone

Yaitu metode pembiayaan yang bisa didapatkan pelajar dengan menggunakan jaminan. Ada berbagai jenis agunan yang ditetapkan, dan masing-masing lembaga berbeda.

Untuk pinjaman yang melebihi 25 Juta Rupiah biasanya menetapkan sertifikat rumah/bangunan/BPKB Mobil sebagai jaminannya. Kredit bisa dicicil dengan berbagi pilihan tenor mulai dari 12-36 bulan.

Intra-Family Loans

Secara umum, calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan luar negeri mengajukan pinjaman ke sanak saudara. Berbeda dengan sistem kredit lain, pinjaman ini lebih ramah pada pajak.

Pembiayaan jenis ini memerlukan pihak ketiga untuk menengahi perjanjian, biasanya adalah Bank.

Private Student Loans

Salah satu jenis yang menawarkan kustomisasi bunga bagi para nasabahnya. Calon mahasiswa yang mengajukan pinjaman bisa menentukan sendiri tingkat bunga yang akan dikenakan.

Fasilitas jenis ini umumnya diselenggarakan oleh lembaga non-pemerintah dan pihak swasta lain.

Demikian artikel tentang 3 jenis pinjaman pendidikan luar negeri yang bisa dijadikan referensi oleh khalayak sekalian.